PADANG

Dokumen Kependudukan Warga Hilang akibat Banjir, Disdukcapil Padang Buka Posko Layanan Khusus

0
×

Dokumen Kependudukan Warga Hilang akibat Banjir, Disdukcapil Padang Buka Posko Layanan Khusus

Sebarkan artikel ini
Warga terdampak banjir di Batu Busuak saat dievakuasi BPBD Padang. (dok. BPBD Padang)
Warga terdampak banjir di Batu Busuak saat dievakuasi BPBD Padang. (dok. BPBD Padang)

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Padang, Sumatera Barat, membuka posko layanan khusus bagi warga yang kehilangan dokumen kependudukan akibat banjir yang melanda wilayah tersebut.

“Kami sangat paham, ketika banjir pasti ada dokumen warga yang tak terselamatkan. Kini kami hadir di tengah warga untuk membantu,” ujar Kepala Disdukcapil Padang, Teddy Antonius, Senin.

Posko layanan dibuka langsung di lokasi-lokasi terdampak banjir, salah satunya di Posko Masjid Al Hijrah Kampung Apa, Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah. Layanan ini dibuka setiap hari agar warga yang kehilangan dokumen seperti kartu keluarga (KK) dan kartu tanda penduduk (KTP) dapat segera memperoleh dokumen pengganti.

“Kami melayani pengurusan dokumen semua warga di sini sampai selesai,” kata Teddy.

Selain layanan administrasi kependudukan, Pemerintah Kota Padang melalui posko utama di rumah dinas wali kota juga telah menyalurkan berbagai bantuan untuk warga terdampak banjir.

Sejak Sabtu (29/11), bantuan dari masyarakat, komunitas, dan organisasi perangkat daerah terus berdatangan dan langsung didistribusikan ke posko-posko evakuasi di tingkat kecamatan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Budi Payan, mengatakan pihaknya juga menurunkan armada untuk membantu penyiraman material pascabanjir dan pendistribusian air bersih bagi warga.

“Kami terus memaksimalkan semua sumber daya yang ada untuk membantu masyarakat supaya cepat pulih pascabencana,” ujarnya. (rdr/ant)