NASIONAL

Presiden Prabowo Tinjau Dapur Umum di Padang Pariaman, Tegaskan Komitmen Negara Hadir untuk Rakyat

0
×

Presiden Prabowo Tinjau Dapur Umum di Padang Pariaman, Tegaskan Komitmen Negara Hadir untuk Rakyat

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo datang ke posko dan dapur umum korban galodo di Padang Pariaman. (dok. tangkapan layar)
Presiden Prabowo datang ke posko dan dapur umum korban galodo di Padang Pariaman. (dok. tangkapan layar)

PADANG PARIAMAN, RADARSUMBAR.COM — Presiden RI Prabowo Subianto meninjau dapur umum di Perumahan Kasai Permai, Kabupaten Padang Pariaman, Senin (1/12/2025) sekitar pukul 15.30 WIB.

Kunjungan dilakukan untuk memastikan penanganan pengungsi dan distribusi logistik bagi warga terdampak galodo berjalan optimal.

Presiden tiba bersama Sekretaris Kabinet Teddy dan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih. Hadir pula Kepala BP BUMN Dony Oskaria, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, Gubernur Sumbar Mahyeldi, Wakil Gubernur Vasko Ruseimy serta Bupati Padang Pariaman Jon Kenedi Azis.

Dalam kesempatan itu, Presiden menerima laporan langsung dari Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, Wali Kota, serta jajaran TNI–Polri beserta komandan wilayah mengenai kondisi terkini di lapangan, progres evakuasi, serta distribusi bantuan.

Usai menerima laporan, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa kondisi di sejumlah lokasi terdampak mulai membaik.

“Saya ke sini memantau keadaan. Alhamdulillah cuaca sudah membaik dan bantuan sudah sampai,” ujar Presiden di hadapan masyarakat dan relawan.

Ia menyebut perbaikan infrastruktur prioritas sedang berjalan. “Jembatan-jembatan sudah dihitung kerusakannya. Listrik hampir 100 persen pulih. Rumah yang rusak dan hanyut akan kita bantu,” tegasnya.

Presiden juga menyampaikan doa dan dukungannya bagi warga. “Saya berdoa, semua tabah dan sabar. Kita takkan biarkan saudara-saudara memikul penderitaan sendiri. Pemerintah RI adalah milik rakyat.”

Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa pemerintah pusat berkomitmen mengelola kekayaan negara sepenuhnya untuk kepentingan rakyat.

“Saya harus mengelola di pusat supaya kekayaan negara betul-betul untuk rakyat. Supaya tidak ada lagi yang maling uang rakyat,” ujarnya.

Presiden kemudian bertanya kepada warga, disambut riuh tepuk tangan. “Kalian suka tidak? Saya sikat maling-maling semua itu,” tegasnya.

Ia menutup sambutannya dengan ajakan untuk saling menguatkan. “Marilah kita saling membantu dan sama-sama menyongsong masa yang lebih baik,” jelasnya.

Di sisi lain, pencarian korban galodo yang menerjang kawasan Jembatan Kembar Padang Panjang sejak Kamis (27/11) berhasil menemukan 21 jenazah hingga Jumat (28/11) malam. Korban ditemukan tim gabungan terdiri dari TNI, Polri, BPBD, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat.

Sebanyak 19 korban ditemukan di Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, satu di Kecamatan Lubuk Alung, dan satu lainnya di Kecamatan Batang Anai. Semua korban dievakuasi ke puskesmas terdekat sebelum dibawa ke RS Bhayangkara untuk identifikasi.

Material galodo berupa tanah, lumpur, batu, dan batang pohon turut menimbun jalur nasional Padang–Padang Panjang, khususnya di Gerbang Kota Padang Panjang dan kawasan Jembatan Kembar menuju Lembah Anai.

Plt. Kepala BPBD Padang Panjang Noviyati menyebut jalur tersebut masih tidak bisa dilalui karena tertutup material berat.

Kunjungan Presiden Prabowo menjadi penegasan bahwa pemerintah pusat hadir langsung untuk memastikan penanganan bencana berjalan cepat, aman, dan terkoordinasi dengan baik. (rdr)