AGAM

BKSDA Kerahkan Drone Thermal untuk Cari 78 Korban Hilang Banjir Bandang di Agam

1
×

BKSDA Kerahkan Drone Thermal untuk Cari 78 Korban Hilang Banjir Bandang di Agam

Sebarkan artikel ini
Kondisi banjir merendam rumah warga di Tapian Kandih, Nagari Salareh Aia Barat, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. (Foto: Dok. BPBD Agam)
Kondisi banjir merendam rumah warga di Tapian Kandih, Nagari Salareh Aia Barat, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. (Foto: Dok. BPBD Agam)

LUBUKBASUNG, RADARSUMBAR.COM – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat mengerahkan satu unit drone thermal untuk membantu pencarian korban banjir bandang di Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.

Kepala Resor Konservasi Wilayah II Maninjau BKSDA Sumbar, Ade Putra, mengatakan penggunaan drone thermal dilakukan untuk membantu tim gabungan mencari korban yang masih dinyatakan hilang.

“Kami membantu tim gabungan untuk mencari keberadaan korban yang masih hilang,” ujarnya di Lubuk Basung, Sabtu.

Drone thermal tersebut digunakan untuk mendeteksi suhu tubuh, sehingga dapat mengidentifikasi keberadaan korban dari udara. Jika terdeteksi, tim akan menurunkan drone lebih dekat untuk melihat kondisi secara visual.

“Kami langsung melaporkan ke Basarnas apabila ada indikasi korban untuk memastikan kebenarannya. Namun pada siang hari, kami kesulitan melakukan deteksi suhu sehingga hanya menggunakan drone biasa, karena kami membawa dua unit drone,” katanya.

Ia menjelaskan drone thermal itu biasanya digunakan untuk memantau keberadaan harimau sumatera ketika terjadi interaksi negatif dengan manusia. Alat tersebut bekerja maksimal pada malam hari karena perbedaan suhu lebih mudah ditangkap sensor.

“Jika ada objek panas, tampilannya akan berwarna kuning kemerahan di layar. Karena itu, drone thermal kami fokuskan penggunaannya pada malam hari,” terangnya.

BKSDA Sumbar menurunkan tim bersama Tim Patroli Anak Nagari (Pagari) Salareh Aia serta mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Riau. Mereka berencana mendirikan posko di lokasi pencarian.

“Saat ini sekitar 78 orang dinyatakan hilang di Salareh Aia, Kecamatan Palembayan,” kata Ade. (rdr/ant)