BERITA

799 BTS Terdampak Banjir, Menkomdigi Desak Operator Pulihkan Layanan Telekomunikasi

2
×

799 BTS Terdampak Banjir, Menkomdigi Desak Operator Pulihkan Layanan Telekomunikasi

Sebarkan artikel ini
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid yang hadir langsung dalam Panen Raya Ikan Nila di Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Cipancur Cimahi Farm Feed, Kabupaten Sukabumi, Rabu (15/10/2025). (dok. Komdigi)
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid. (dok. Komdigi)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid meminta operator seluler segera melakukan perbaikan pada instalasi Base Transceiver Station (BTS) yang terdampak bencana untuk memulihkan layanan telekomunikasi di lapangan.

“Ini sudah kita koordinasikan dengan operator seluler. Itu rata-rata instalasi BTS milik operator. Jadi, kita minta mereka terus memantau dan segera melakukan perbaikan,” kata Meutya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis.

Ia menjelaskan bahwa selain melakukan perbaikan, operator juga diminta memberikan informasi kepada masyarakat mengenai titik-titik yang mengalami gangguan. Melalui laman resmi Kementerian Komunikasi dan Digital, pihaknya telah menampilkan daftar lokasi BTS terdampak berdasarkan laporan dari operator.

“Kami melalui website Komdigi sudah memberikan titik-titiknya dari laporan operator seluler. Tapi kita minta operator juga proaktif kepada penggunanya untuk selalu memberi tahu jika ada gangguan. Mudah-mudahan cepat diperbaiki,” ujarnya.

Kementerian Komdigi mencatat sedikitnya 799 site atau sekitar 1,42 persen dari total 34.600 site eksisting di Provinsi Aceh mengalami gangguan akibat banjir pada Rabu (26/11).

Gangguan layanan juga terjadi di Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Tapanuli Selatan, dan Kota Sibolga, Sumatera Utara, akibat banjir dan longsor pada hari yang sama. Di Sumatera Utara, 495 site atau sekitar 1,42 persen dari total 34.660 site eksisting dilaporkan mati.

Gangguan tersebut dipicu oleh terputusnya aliran listrik PLN serta kendala transmisi. Operator seluler berupaya memulihkan site dengan menggunakan genset sebagai sumber daya alternatif. Namun, proses mobilisasi genset terhambat akses jalan yang masih tergenang.

Selain itu, operator juga melakukan routing ke titik-titik yang masih terlayani untuk mengatasi gangguan transmisi, dan saat ini tengah melakukan verifikasi serta pengecekan lebih lanjut. (rdr/ant)