BUKITTINGGI, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kota Bukittinggi bergerak cepat merespons kejadian luar biasa akibat cuaca ekstrem yang melanda Sumatera Barat. Kabupaten Agam, yang berada paling dekat dengan Bukittinggi, mendapatkan bantuan berupa pengerahan alat berat untuk mempercepat evakuasi dan pembersihan material longsor.
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, langsung memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk menurunkan alat berat ke sejumlah lokasi yang mengalami akses terputus.
“Cuaca ekstrem menyebabkan banyak jalur di Kabupaten Agam longsor dan memutus akses jalan,” ujar Ramlan, Kamis (27/11).
Menurutnya, beberapa akses jalan di Kabupaten Agam kini terputus dan bahkan menimbulkan korban jiwa. Lokasi terdampak yang berdekatan dengan Bukittinggi antara lain Jalur Malalak, Panta, Palupuah, serta sejumlah ruas Pasaman–Bukittinggi.
“Saya sudah bertemu Bupati Agam. Kita mulai men-drop alat-alat dari Bukittinggi: ada yang ke Malalak, ada juga ke Panta. Kadis PU sudah kami perintahkan untuk segera menurunkannya,” kata Ramlan.
Satu unit alat berat tambahan akan dikirimkan setelah proses perbaikan selesai, karena terdapat komponen yang rusak.
“Setelah diperbaiki, alat tersebut akan segera kita kirim ke Kabupaten Agam, agar jalur-jalur yang terputus akibat longsor dan bencana lainnya bisa segera dibersihkan,” ujarnya.
Diketahui, sejumlah jalur di Kabupaten Agam mengalami kerusakan parah akibat longsor. Kondisi terburuk berada di Malalak Timur, sementara Pagadih, Palupuah masih terisolasi karena reruntuhan material. (rdr/ant)





