SUMBAR

Cuaca Ekstrem Hantam Sumbar: Pohon Tumbang, Jalan Rusak, hingga Puluhan Rumah Terendam

0
×

Cuaca Ekstrem Hantam Sumbar: Pohon Tumbang, Jalan Rusak, hingga Puluhan Rumah Terendam

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi mitigasi bencana. (Foto: Ist)
Ilustrasi mitigasi bencana. (Foto: Ist)

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat (Sumbar) melaporkan sejumlah wilayah di provinsi itu terdampak bencana hidrometeorologi yang menyebabkan kerusakan fasilitas umum dan permukiman warga.

“Di Kota Padang, cuaca ekstrem menyebabkan pohon tumbang di beberapa wilayah sehingga menghambat akses jalan,” kata Juru Bicara BPBD Provinsi Sumbar, Ilham Wahab, di Kota Padang, Minggu.

Intensitas hujan yang tinggi juga menimbulkan genangan hingga banjir di sejumlah titik, seperti di Kelurahan Gunung Pangilun.

Sementara di Kabupaten Padang Pariaman, cuaca ekstrem melanda beberapa kecamatan, di antaranya Ulakan Tapakis. Dampaknya, banjir merendam rumah warga di Kecamatan Lubuk Alung, Batang Anai, Sintuak Toboh Gadang, Ulakan Tapakih, dan 2×11 Anam Lingkung.

BPBD setempat juga mencatat kejadian tanah longsor yang merusak dua ruas jalan, satu unit irigasi, satu saluran irigasi, dan satu bangunan sekolah dasar.

Di Kota Solok, curah hujan yang tinggi menyebabkan banjir di sejumlah kawasan. Bencana hidrometeorologi juga mengakibatkan satu bangunan ambruk, menyebabkan enam kepala keluarga (18 jiwa) terdampak.

Banjir turut melanda Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, yang berdampak pada 30 rumah warga—terdiri atas 35 KK atau 80 jiwa. Di Nagari Cingkariang, Kecamatan Banuhampu, banjir merendam tiga rumah dengan ketinggian air mencapai 80 sentimeter.

Di Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuah, badan jalan ambles sepanjang 25 meter dengan kedalaman sekitar 2,5 meter. Selain itu, tiga hektare sawah warga ikut terdampak.

Bencana serupa juga terjadi di Kabupaten Tanah Datar. Di Nagari Padang Laweh, Kecamatan Batipuh Selatan, satu rumah terendam banjir hingga menyebabkan kerusakan bangunan dan perabotan milik warga. (rdr/ant)