BERITA

Wamen Ekraf Tegaskan Pentingnya Kampus dalam Ekosistem Kreatif Nasional

0
×

Wamen Ekraf Tegaskan Pentingnya Kampus dalam Ekosistem Kreatif Nasional

Sebarkan artikel ini
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Irene Umar. (Foto: Ist)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Irene Umar menegaskan perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menyiapkan talenta kreatif yang unggul secara teknis dan mampu mengonversi ide menjadi nilai ekonomi.

Untuk mewujudkan komitmen pemerintah dalam menghadirkan sumber daya manusia kreatif, Kementerian Ekraf menjalin kolaborasi dengan Sampoerna University.

“Kolaborasi mendorong pengembangan talenta kreatif dan inovasi berbasis budaya. Selain itu, juga menciptakan lapangan kerja berkualitas, menjadikan ekosistem kreatif Indonesia semakin tangguh,” ujar Irene dalam siaran resmi di Jakarta, Sabtu.

Pada Jumat sebelumnya, Wamen Ekraf Irene Umar melakukan audiensi dengan Sampoerna University di Jakarta untuk memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri kreatif.

Pertemuan membahas pentingnya pengembangan SDM yang tidak hanya menguasai kemampuan teknis, tetapi juga mampu mengubah ide kreatif berbasis budaya menjadi nilai ekonomi yang nyata.

Sampoerna University memaparkan model pendidikan berstandar internasional yang menekankan hands-on learning, storytelling, serta monetisasi ide kreatif melalui pendekatan from character to commerce, yang bertujuan mengubah karakter dan cerita budaya menjadi produk ekonomi kreatif.

Program Visual Communication Design menjadi salah satu penggerak utama, termasuk proyek IP budaya “Katha Rakyat” yang lahir dari riset folklor dan telah menghasilkan pendapatan melalui pameran serta kolaborasi dengan UMKM.

Kementerian Ekraf menekankan bahwa sinergi dengan perguruan tinggi merupakan kunci lahirnya generasi kreatif yang mampu menciptakan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

“Tindak lanjut pertemuan ini akan diarahkan pada penguatan kapasitas SDM dan model kolaborasi yang dapat mempercepat pertumbuhan ekosistem kreatif Indonesia,” kata Irene.

Wakil Rektor Bidang Akademik Sampoerna University, Surya Danusaputra Liman, menyatakan adanya keselarasan visi antara kampus dan Kementerian Ekraf dalam mencetak talenta kreatif yang memahami budaya, narasi, serta kebutuhan pasar. Ia juga menyampaikan kesiapan untuk memperluas kolaborasi melalui riset, produksi konten, hingga program praktik industri.

Diskusi turut menyoroti peluang kerja sama dalam penyelenggaraan show competition dan light show lintas kementerian di lokasi strategis, termasuk bandara dan destinasi budaya, dengan melibatkan mahasiswa sebagai bagian dari pengalaman industri.

Selain itu, program pertukaran pelajar berskala nasional dan internasional dinilai dapat memperkuat riset budaya serta dokumentasi warisan lokal sebagai aset strategis bagi pemerintah. (rdr/ant)