PARIAMAN

Pemko Pariaman Susun Dokumen Kajian Risiko Bencana untuk Mitigasi Terstruktur

0
×

Pemko Pariaman Susun Dokumen Kajian Risiko Bencana untuk Mitigasi Terstruktur

Sebarkan artikel ini
Wakil Wali Kota Pariaman, Sumbar, Mulyadi saat Diskusi Publik Penyusunan Dokumen KRB di Pariaman, Senin. Antara/HO-Diskominfo Pariaman

PARIAMAN, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman, Sumatera Barat, tengah menyusun dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) sebagai langkah mitigasi dan penanggulangan bencana yang terarah, terencana, dan terstruktur.

“Kota Pariaman merupakan salah satu daerah rawan bencana. Bahkan dalam peta kebencanaan nasional, Pariaman termasuk lima daerah dengan risiko bencana tertinggi di Sumatera Barat,” kata Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, saat Diskusi Publik Penyusunan Dokumen KRB di Pariaman, Senin.

Ia menjelaskan, dokumen KRB disusun untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan meminimalisir kerugian akibat bencana. Dokumen ini memuat peta ancaman bencana, sebaran risiko tsunami, gempa, abrasi, banjir, longsor, serta cuaca ekstrem. Selain itu, tingkat kerentanan sosial, ekonomi, fisik, dan lingkungan, serta kapasitas dan sumber daya daerah dalam menghadapi bencana, juga dicantumkan.

“Dokumen KRB menjadi pijakan ilmiah untuk merumuskan kebijakan dan perencanaan penanggulangan bencana jangka panjang di Kota Pariaman,” kata Mulyadi.

Ia menambahkan, setelah KRB rampung, Pemkot akan menyusun Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) yang lebih rinci, termasuk peta mitigasi bencana Kota Pariaman 2026. Dokumen ini juga akan diselaraskan dengan program Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) agar penanganan bencana dilakukan secara komprehensif dan terstruktur.

Pariaman menghadapi risiko bencana gempa, tsunami, abrasi pantai dan sungai, banjir, longsor, serta cuaca ekstrem yang berpotensi merusak rumah dan infrastruktur, sehingga penyusunan KRB menjadi sangat penting bagi keselamatan masyarakat. (rdr/ant)