LUBUKBASUNG, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam, Sumatera Barat, menegaskan komitmennya menurunkan angka stunting melalui berbagai program lintas sektor untuk mewujudkan generasi yang sehat dan cerdas di masa depan.
Sekretaris Daerah Agam, Muhammad Lutfi AR, di Lubukbasung, Minggu, mengatakan bahwa komitmen tersebut sejalan dengan arahan Presiden dan target nasional, yakni menurunkan angka stunting menjadi 14 persen pada 2029.
“Kita melakukan berbagai program lintas sektor agar angka stunting mencapai 14 persen sesuai target nasional,” ujarnya.
Lutfi menyebutkan, sejumlah upaya yang dilaksanakan meliputi peningkatan gizi ibu dan anak, penyediaan air bersih dan sanitasi, peningkatan layanan kesehatan, serta penguatan edukasi kepada keluarga.
Selain itu, Pemkab Agam juga memberikan makanan tambahan bagi balita dan melakukan pemantauan tumbuh kembang anak secara berkelanjutan.
Ia menyatakan bahwa kegiatan evaluasi dan koordinasi yang digelar menjadi momentum penting untuk menyatukan persepsi, mengukur capaian program yang telah berjalan, serta merumuskan langkah percepatan yang lebih terarah.
Keberhasilan percepatan penurunan stunting, katanya, sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.
Dengan sinergi lintas sektor dan komitmen yang kuat, Pemkab Agam optimistis dapat mempercepat penurunan angka stunting demi mewujudkan generasi yang sehat, unggul, dan berdaya saing.
“Kita meminta dukungan semua pihak agar target ini dapat tercapai,” tambahnya.
Lutfi menegaskan bahwa stunting bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga isu pembangunan manusia yang berdampak pada masa depan daerah. Anak-anak yang mengalami stunting, katanya, berisiko memiliki daya saing rendah di kemudian hari.
Karena itu, upaya percepatan penurunan stunting harus dilakukan secara kolaboratif, terintegrasi, dan berkelanjutan. (rdr/ant)






