PEKANBARU, RADARSUMBAR.COM — Bank Nagari kembali memperluas layanan pembiayaan kendaraan dengan menjalin kerja sama strategis bersama PT Amartha Kura Motorindo, pengelola Motoplex Pekanbaru yang dikenal sebagai pusat motor premium.
Melalui kerja sama ini, masyarakat dapat menikmati fasilitas pembiayaan untuk memiliki motor-motor premium melalui Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) Bank Nagari maupun Nagari Pembiayaan Kendaraan Bermotor Syariah (Nagari PKB Syariah).
Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Syafrizal CH, Pemimpin Divisi Pemasaran Bank Nagari, dan Albert Gani, Direktur Utama PT Amartha Kura Motorindo, di Motoplex Pekanbaru, Riau di Jalan Jenderal Sudirman – Sudirman City Square Blok E 11, 12, 15 pada Kamis (13/11/2025).
Syafrizal CH mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan sambutan baik dari PT Amartha Kura Motorindo. Ia berharap kerja sama ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin memiliki kendaraan premium dengan skema pembiayaan yang mudah dan terjangkau.
“Kolaborasi ini menjadi langkah nyata Bank Nagari dalam memperluas akses pembiayaan sekaligus meningkatkan pelayanan,” katanya.
Albert Gani juga menyampaikan terima kasih kepada Bank Nagari atas kemitraan yang terjalin. Ia menilai kerja sama ini akan memberikan nilai tambah bagi pelanggan Motoplex Pekanbaru karena kini mereka memiliki pilihan pembiayaan yang lebih beragam, baik konvensional maupun syariah.
“Kita berharap sinergi ini terus berkembang dan membawa hasil positif bagi kedua belah pihak,” katanya.
Dengan jaringan dan layanan unggulan Bank Nagari serta dukungan brand motor premium dari Motoplex Pekanbaru, pelanggan kini dapat lebih mudah memiliki motor impian seperti Piaggio, Vespa, Aprilia, dan Moto Guzzi. Kolaborasi ini diharapkan memberikan akses pembiayaan yang lebih cepat, mudah, dan terjangkau bagi masyarakat.
Masyarakat yang berminat dapat mengunjungi kantor Bank Nagari terdekat atau langsung datang ke Motoplex Pekanbaru untuk memperoleh penawaran spesial pembiayaan KKB dan Nagari PKB Syariah. (rdr)





