SUMBAR

BPKH dan Muhammadiyah Luncurkan Program Wakaf Pohon untuk Penghijauan di Sumbar

0
×

BPKH dan Muhammadiyah Luncurkan Program Wakaf Pohon untuk Penghijauan di Sumbar

Sebarkan artikel ini
Program wakaf pohon BPKH. (dok. Radarsumbar.com)
Program wakaf pohon BPKH. (dok. Radarsumbar.com)

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Dalam rangka memperkuat program kemaslahatan sekaligus mendorong agenda keberlanjutan (sustainability), Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bersama Majelis Pendayagunaan Wakaf (MPW) Muhammadiyah resmi meluncurkan Program Wakaf Pohon di Padang, Sumatera Barat untuk memperkuat gerakan wakaf produktif sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Program ini menjadi langkah strategis dalam menghadirkan manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat, sekaligus mendorong model wakaf berkelanjutan (green waqf) di Indonesia.

Program yang diluncurkan di Gedung Convention Hall Prof. Dr. Ahmad Syafii Maarif, MA, Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) ini mencakup penanaman 1.100 pohon, terdiri dari 1.000 pohon di lahan wakaf Muhammadiyah di Kabupaten Agam dan 100 pohon di lingkungan UMSB.

“Wakaf Pohon adalah wujud komitmen BPKH dalam menghadirkan kemaslahatan yang berkelanjutan.”

“Kolaborasi ini bukan hanya tentang penanaman pohon, tetapi tentang menghadirkan manfaat ekologis yang berlangsung puluhan tahun ke depan bagi umat dan lingkungan,” ujar Harry Alexander, Anggota Badan Pelaksana BPKH.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumatera Barat, Tasliatul Fuaddi, yang hadir mewakili Gubernur Mahyeldi, menyampaikan apresiasi atas kerja sama ini.

“Program ini sejalan dengan langkah Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam memperkuat ketahanan lingkungan. Penanaman pohon akan memberikan dampak signifikan terhadap kualitas udara, ekosistem, dan keberlanjutan wilayah kami,” ujarnya.

Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, Riki Saputra, menambahkan bahwa program ini membawa nilai edukatif bagi civitas akademika.

“Kami menyambut baik program ini karena meneguhkan komitmen UMSB sebagai kampus hijau. Pohon-pohon yang ditanam hari ini akan menjadi laboratorium hidup bagi mahasiswa dalam memahami pentingnya menjaga lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris MPW PP Muhammadiyah, Mashuri Masyhuda, menilai bahwa Wakaf Pohon adalah inovasi wakaf yang relevan dengan tantangan zaman.

“Wakaf Pohon menghadirkan manfaat yang tumbuh bersama usia pohon. Ini adalah bentuk wakaf produktif yang memberi keberkahan sekaligus memperkuat ekosistem secara nyata,” ungkapnya.

Ruang lingkup program meliputi penanaman, perawatan, serta pemantauan pertumbuhan pohon selama satu tahun bersama masyarakat, kampus, dan pemangku kepentingan terkait, untuk memastikan keberlanjutan manfaat ekologis dari pohon yang ditanam. (rdr)