BERITA

Perjuangkan Aspirasi Masyarakat, Andre Rosiade: Citilink Tambah Penerbangan Padang–Jakarta Mulai 24 November

0
×

Perjuangkan Aspirasi Masyarakat, Andre Rosiade: Citilink Tambah Penerbangan Padang–Jakarta Mulai 24 November

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade. (Foto: Ist)

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Permintaan masyarakat Sumatra Barat (Sumbar) untuk penambahan jadwal penerbangan rute Padang–Jakarta dan sebaliknya akhirnya terjawab. Maskapai Citilink memastikan akan menambah frekuensi penerbangan pada rute tersebut menjadi dua kali sehari mulai 24 November mendatang.

Kabar ini disampaikan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade. Selama beberapa waktu terakhir, ia menerima banyak aspirasi dari masyarakat yang mengeluhkan terbatasnya jadwal penerbangan dari dan ke Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

Andre Rosiade menuturkan, tingginya mobilitas masyarakat Sumbar, baik untuk urusan pekerjaan, bisnis, pendidikan maupun keluarga, membuat kebutuhan terhadap jadwal penerbangan yang lebih fleksibel menjadi sangat mendesak.

Menindaklanjuti hal itu, Andre langsung berkoordinasi dengan direktur utama Citilink Darsito Hendroseputro. Komunikasi tersebut ia lakukan saat berada di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Padang Pariaman, setelah melihat kondisi secara langsung dan mendengar keluhan penumpang.

“Banyak warga Sumbar menyampaikan kepada kami agar ada penambahan penerbangan Padang–Jakarta. Kami langsung berkomunikasi dengan direktur utama Citilink, dan Alhamdulillah akan ditambah menjadi dua kali mulai tanggal 24 November 2025,” ujar Andre yang juga Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini.

Dengan kebijakan terbaru ini, penerbangan dari Cengkareng, Jakarta menuju Padang dijadwalkan tambahan keberangkatan pukul 14.00 WIB. Sementara penerbangan dari Padang menuju Cengkareng, Jakarta dijadwalkan pada pukul 16.15 WIB setiap hari. Sebelumnya sudah ada satu jadwal penerbangan maskapai Citilink dari dan menuju BIM pada pukul 06.00 dan 08.00 WIB.

Andre menyebut, penambahan frekuensi penerbangan tersebut diharapkan dapat memberikan kelonggaran bagi masyarakat dalam memilih waktu perjalanan. Selain itu, keputusan ini dinilai akan berdampak positif terhadap kelancaran arus transportasi udara yang berpengaruh kepada kegiatan ekonomi daerah.

“Sumbar ini aktif. Mobilitasnya tinggi. Kita perlu akses penerbangan yang memadai agar kegiatan ekonomi, pemerintahan, pendidikan, dan aktivitas keluarga tidak terhambat,” kata Ketua DPD Gerindra Sumbar ini.

Ia menegaskan akan terus memperjuangkan peningkatan konektivitas udara dan fasilitas penunjang transportasi di Sumatera Barat. Menurutnya, akses transportasi yang baik menjadi kebutuhan dasar masyarakat dan faktor penting dalam pertumbuhan daerah.

“Kita ingin akses penerbangan dari dan ke Sumbar semakin baik. Ini bagian dari perjuangan kita agar kebutuhan masyarakat dapat terlayani secara optimal,” ujar Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPR RI. (rdr)