LUBUKBASUNG, RADARSUMBAR.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mulai mengoperasikan peternakan ayam petelur dengan 300 ekor ayam sebagai bagian dari program ketahanan pangan dan pembinaan warga binaan.
Kepala Lapas Kelas IIB Lubuk Basung, Budi Suharto, di Lubukbasung, Rabu (12/11), mengatakan usaha peternakan ayam petelur tersebut berada di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) milik Lapas.
“Usaha peternakan ayam petelur ini sudah resmi beroperasi sejak Selasa (11/11). Saat ini ada sekitar 300 ekor ayam yang dikelola langsung oleh warga binaan,” katanya.
Budi menjelaskan, jika usaha ini berjalan sesuai rencana, maka jumlah ayam petelur akan ditambah pada tahap berikutnya.
“Apabila hasilnya baik, tidak menutup kemungkinan jumlah ayam akan kita perbanyak,” ujarnya.
Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari upaya Lapas dalam mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan warga binaan.
“Peternakan ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi pegawai dan warga binaan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan dan pelatihan kerja,” tambahnya.
Sebelumnya, Lapas Kelas IIB Lubuk Basung juga telah mengembangkan sejumlah kegiatan produktif lainnya seperti budidaya bebek, penanaman jagung, bayam Brasil, kangkung, terung, serta perikanan air tawar.
Saat ini Lapas Lubuk Basung menampung 427 warga binaan, dengan sekitar 25 persen di antaranya sudah mengikuti berbagai program pembinaan keterampilan.
“Kami terus berupaya memberikan pembinaan terbaik agar warga binaan memiliki bekal keterampilan setelah bebas nanti,” tutup Budi. (rdr/ant)






