LIGA 1

Kalah dari Borneo FC 0-2, Semen Padang FC Catatkan 8 Kekalahan Beruntun

0
×

Kalah dari Borneo FC 0-2, Semen Padang FC Catatkan 8 Kekalahan Beruntun

Sebarkan artikel ini

BOLA, RADARSUMBAR.COM – Semen Padang FC (SPFC) harus kembali menelan pil pahit kekalahan setelah ditekuk tamunya, Borneo FC, dengan skor 0-2 dalam lanjutan BRI Super League di Stadion H. Agus Salim, Padang, Minggu (9/11/2025).

Kekalahan ini menjadi yang kedelapan secara beruntun bagi tim berjuluk Kabau Sirah di paruh musim ini, sementara Pesut Etam Borneo FC melanjutkan tren positif dengan meraih kemenangan kesepuluh beruntun.

​Borneo FC langsung menunjukkan dominasinya sejak awal pertandingan. Laga baru berjalan enam menit, penyerang andalan mereka, Mariano Peralta, berhasil membuka keunggulan.

Sepakan datarnya menyisir sisi kiri gawang SPFC yang dijaga Arthur Augusto, membuat kiper tersebut mati langkah dan skor berubah menjadi 0-1.

​Hingga menit ke-18, serangan yang dibangun oleh tuan rumah tampak masih tumpul dan belum merepotkan pertahanan lawan. Pada menit ke-20, sempat terjadi insiden ketika pemain Borneo, Meneses, terkapar usai berbenturan dengan Arthur.

​Statistik penguasaan bola di menit ke-23 menunjukkan jurang yang cukup lebar, dengan SPFC hanya mencatatkan 31% ball possession berbanding 69% milik Borneo FC, menegaskan dominasi tim tamu.

Semen Padang FC nyaris kebobolan lagi karena blunder yang dilakukan Arthur Augusto, namun bola sepakan Peralta kali ini masih melenceng dari sasaran.

​Mendekati akhir babak pertama, upaya anak-anak Kabau Sirah untuk menyamakan kedudukan masih kandas. Peluang terbaik datang di injury time babak pertama melalui tendangan Pedro Matos, namun belum mampu mengubah kedudukan.

Babak pertama pun ditutup dengan skor 0-1 untuk keunggulan dan dominasi Borneo FC.

​​Memasuki babak kedua, SPFC memilih untuk tidak melakukan perubahan pemain. Justru Borneo FC yang langsung menekan, dipimpin oleh Mariano Peralta yang didukung oleh pemain pengganti, M. Shihran.

​Semen Padang mencoba membangun serangan di menit ke-50, tetapi upaya mereka dengan mudah dipatahkan di lini tengah Pesut Etam.

Buruknya performa SPFC kembali terlihat dengan banyaknya kesalahan elementer, mulai dari salah passing hingga kontrol bola yang tak sempurna.

​Petaka bagi tuan rumah kembali datang di menit ke-60. Mariano Peralta sekali lagi menjadi momok, berhasil mencetak gol keduanya setelah lolos dari jebakan offside. Gol ini membuat Borneo FC unggul 0-2.

​Upaya Semen Padang untuk mengejar ketinggalan semakin jauh dari harapan. Serangan yang dibangun dari lini belakang dengan mudah diantisipasi pertahanan solid Borneo FC.

Hingga menit ke-70, SPFC tak bisa berbuat banyak, bahkan Borneo kembali mendapatkan peluang emas untuk menambah gol.

​Peluang matang pertama SPFC di babak kedua datang pada menit ke-74. Cornelius melepaskan tembakan keras, namun kiper Borneo FC, Nadeo Argawinata, dengan sigap berhasil menepis bola.

Peluang lain didapatkan oleh SPFC di menit ke-84, serta dari Ferdiansyah, namun tak ada satu pun yang berhasil dikonversi menjadi gol.

​Memasuki injury time, Semen Padang terus menekan untuk setidaknya memperkecil kedudukan, namun serangan tuan rumah tetap tumpul.

​Peluit panjang dibunyikan, mengukuhkan kekalahan 0-2 bagi Semen Padang FC di kandang sendiri. Hasil ini memperpanjang catatan kelam SPFC dengan delapan kekalahan beruntun, sekaligus mengokohkan dominasi Borneo FC dengan sepuluh kemenangan berturut-turut. (rdr)