SAWAHLUNTO, RADARSUMBAR.COM – Polres Sawahlunto, Sumatera Barat, memastikan pengawasan ketat terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) di kota itu guna menjamin keamanan pangan, kualitas gizi, serta kelancaran distribusi makanan bagi siswa.
Wakil Kepala Polres Sawahlunto, Kompol Masri, mengatakan pengawasan dilakukan sejak awal operasional Sentra Persiapan Pemberian Gizi (SPPG) Santua Barangin Yayasan Kemala Bhayangkari, dua bulan lalu. Pengawasan mengacu pada petunjuk teknis Badan Gizi Nasional (BGN) dan arahan Polri.
“Dokkes Polres rutin melakukan food safety check di SPPG untuk memastikan makanan yang sampai ke sekolah memenuhi standar kesehatan, kebersihan, dan gizi,” ujar Masri, Senin (3/11).
Evaluasi berkala dilakukan dengan memantau kepatuhan SOP, komposisi gizi, kebersihan dapur, peralatan makan, serta menindaklanjuti masukan dari sekolah penerima manfaat. Masri menekankan dukungan seluruh pihak untuk program MBG sebagai bagian dari prioritas Presiden Prabowo dalam memperkuat kualitas SDM menuju Indonesia Emas 2045.
Sementara itu, Kepala SPPG Santua Barangin, Kevin Ardian, menjelaskan pihaknya memproduksi 3.457 porsi per hari untuk 24 sekolah mulai dari TK hingga SMA sederajat. Proses produksi dimulai dari pemeriksaan bahan baku, pencucian, persiapan memasak, hingga pemasakan dan distribusi dalam tiga gelombang untuk TK–SD, SMP, dan SMA.
Dinas Kesehatan setempat melakukan pemeriksaan berkala, sementara BGN memberikan bimbingan teknis bagi penjamah makanan. Evaluasi bulan pertama menunjukkan perlunya penyesuaian ritme kerja, namun saat ini proses produksi lebih stabil dan tepat waktu, dengan variasi menu dan distribusi yang telah disesuaikan berdasarkan masukan sekolah. (rdr/ant)




