PADANG, RADARSUMBAR.COM – Ketua Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha (TJSL BU) Provinsi Sumatera Barat, Gusti Candra, menyampaikan hasil Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang digelar pada 23 September 2025 di Auditorium Kantor Gubernur Sumatera Barat. Notulen hasil rapat tersebut diserahkan kepada Koordinator Biro Pengurus Forum TJSL BU Sumatera Barat masa bakti 2024–2029 sebagai tindak lanjut dari agenda kerja forum.
Rakerda tahun ini mengusung tema “Kolaborasi Strategis TJSL BU untuk Pembangunan Berkelanjutan Provinsi Sumatera Barat.” Dalam sambutannya, Gusti Candra menegaskan bahwa Forum TJSL BU merupakan wadah kolaborasi berbagai badan usaha di Sumatera Barat yang berkomitmen mendukung pembangunan berkelanjutan melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan.
“Forum ini adalah bentuk nyata semangat kebersamaan antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat,” ujar Gusti Candra. “Melalui Rakerda, kita ingin menyusun program yang lebih terarah, konkret, dan benar-benar berdampak bagi masyarakat.”
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi dalam arahannya menyoroti kondisi fiskal daerah yang masih menantang, dengan tingkat kemandirian fiskal berkisar 6 hingga 11 persen. Ia berharap dunia usaha dapat berperan aktif dalam menggerakkan ekonomi daerah melalui berbagai program yang produktif.
“Potensi dari masing-masing badan usaha perlu dikolaborasikan. Kita juga perlu melakukan hilirisasi produk di Sumatera Barat agar nilai ekonominya meningkat dan daerah semakin mandiri secara fiskal,” kata Gubernur.
Dari hasil pembahasan Rakerda, Forum TJSL BU Sumatera Barat menetapkan rencana kerja tahun 2025 yang berfokus pada pengentasan kemiskinan dan penguatan UMKM. Program yang akan dijalankan meliputi bedah rumah bagi keluarga miskin ekstrem, pengentasan stunting, pelatihan bagi pelaku UMKM, serta pembangunan sarana pendukung pariwisata seperti toilet dan fasilitas umum di kawasan wisata.
Selain itu, forum juga merencanakan pelaksanaan program TJSL Berkurban pada tahun 2026. Gusti Candra berharap seluruh biro segera menyampaikan progres kerja kepada sekretariat agar koordinasi dan pelaksanaan program dapat berjalan lebih optimal.
“Kita ingin setiap langkah Forum TJSL BU memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Dengan sinergi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat, Sumatera Barat bisa tumbuh lebih inklusif dan berkelanjutan,” tutupnya. (rdr)






