PENDIDIKAN

Unand Perkuat Strategi Hilirisasi Riset untuk Dorong Inovasi dan Nilai Ekonomi

0
×

Unand Perkuat Strategi Hilirisasi Riset untuk Dorong Inovasi dan Nilai Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Gedung Rektorat Unand. (Foto: Dok. unand.ac.id)
Gedung Rektorat Unand. (Foto: Dok. unand.ac.id)

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Universitas Andalas (Unand), Sumatera Barat, terus memperkuat strategi hilirisasi riset sebagai langkah kunci untuk menghasilkan nilai ekonomi dari hasil penelitian dan memperkuat ekosistem inovasi nasional.

Direktur Kerja Sama dan Hilirisasi Riset Unand, Muhammad Makky, mengatakan keberhasilan hilirisasi tidak hanya bergantung pada riset unggul, tetapi juga kolaborasi lintas sektor.

“Penting adanya sinergi lima unsur — akademisi, bisnis, pemerintah, komunitas, dan media — sebagai fondasi dalam mendorong ekosistem inovasi yang berkelanjutan,” ujar Makky di Padang, Minggu.

Ia mencontohkan keberhasilan hilirisasi riset Unand melalui tinta Pemilu berbasis tanaman gambir yang telah menembus pasar nasional lewat kemitraan dengan industri.

“Produk itu menjadi bukti konkret bagaimana riset kampus dapat diolah menjadi inovasi bernilai ekonomi dan sosial,” katanya.

Makky menjelaskan, Unand menerapkan tiga skema pendanaan hilirisasi, yaitu kompetisi terbuka, penugasan langsung, dan condiment, yang disesuaikan dengan kebutuhan serta potensi mitra industri. Skema ini memberikan fleksibilitas bagi peneliti dan mitra untuk mempercepat proses hilirisasi produk inovatif.

Selain itu, Unand juga menggelar workshop pendapatan kerja sama yang berfokus pada peningkatan kapasitas institusi dalam mengelola dan mengoptimalkan potensi pendapatan melalui kolaborasi riset dengan industri, pemerintah, dan mitra global.

Kegiatan tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai perguruan tinggi dan mitra industri, sekaligus menjadi bentuk komitmen Unand untuk memperluas kemitraan strategis serta memperkuat posisi sebagai universitas unggul dalam tata kelola kerja sama dan hilirisasi riset di Indonesia.

Sementara itu, Wakil Rektor IV Unand, Henmaidi, menegaskan bahwa hilirisasi bukan semata-mata soal komersialisasi, tetapi juga membangun sistem berkelanjutan agar hasil riset memberi manfaat ekonomi dan sosial.

“Pendekatan kolaboratif yang dijalankan Direktorat Kerja Sama dan Hilirisasi Riset memastikan setiap kerja sama berdampak langsung bagi pengembangan universitas dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. (rdr/ant)