LIGA 1

Suhatman Imam: Finishing Lemah dan Pertahanan Rapuh, Semen Padang FC harus Berbenah

1
×

Suhatman Imam: Finishing Lemah dan Pertahanan Rapuh, Semen Padang FC harus Berbenah

Sebarkan artikel ini
Legenda Semen Padang FC, H. Suhatman Imam. (dok. istimewa)
Legenda Semen Padang FC, H. Suhatman Imam. (dok. istimewa)

BOLA, RADARSUMBAR.COM – Legenda Semen Padang FC (SPFC), H. Suhatman Imam, mendesak manajemen melakukan evaluasi total terhadap tim usai hasil buruk di awal Liga 1 2025/2026.

Dari sembilan pertandingan, Kabau Sirah hanya mampu meraih satu kemenangan dan satu hasil imbang, sehingga terpuruk di dasar klasemen sementara.

Dalam wawancara eksklusif di kanal YouTube PodSOB berjudul “Semen Padang FC Sekarang di Mata H. Suhatman Imam” yang tayang Jumat (31/10/2025), Suhatman menilai lemahnya performa tim bukan sekadar persoalan taktik, tetapi juga kualitas pemain dan pengelolaan tim.

“Kalau kita lihat dari sembilan pertandingan, cuma satu kali menang dan satu kali imbang. Itu bukan sekadar masalah taktik, tapi soal kualitas pemain dan pengelolaan tim,” ujar Suhatman Imam.

Ia menyoroti tumpulnya lini depan SPFC yang hanya mencetak lima gol dari sembilan laga. Menurutnya, produktivitas tersebut menunjukkan perlunya pembenahan besar di sektor penyerangan.

“Finishing kita sangat lemah. Harus ada striker dan pemain sayap baru yang benar-benar tajam,” katanya.

Selain itu, Suhatman menilai pertahanan SPFC juga terlalu mudah ditembus lawan. Ia menyarankan agar manajemen mendatangkan bek tengah dan bek sayap yang lebih solid.

“Pertahanan kita rapuh. Kalau mau bertahan di Liga 1, stopper dan fullback harus diperkuat,” ucapnya.

Mantan pelatih nasional itu juga mengkritik proses perekrutan pemain asing dan pelatih yang dinilainya kurang selektif. Ia meminta agar manajemen tidak hanya mengandalkan video cuplikan permainan.

“Video bisa disunting. Harus lihat langsung performanya, termasuk rekam jejak dan riwayat cedera sebelum dikontrak,” tegasnya.

Selain sektor teknis, Suhatman menilai komunikasi antara manajemen klub dengan tokoh sepak bola senior di Padang perlu diperbaiki.

“Kami di sini banyak yang siap bantu kasih masukan, tapi jarang diajak diskusi. Padahal niatnya sama, ingin Semen Padang bangkit,” ujarnya.

Menanggapi isu soal latar belakang politik penyandang dana klub, Suhatman menilai dukungan finansial tetap penting selama dikelola dengan baik.

“Liga 1 itu butuh dana besar. Selama pendanaan dikelola dengan baik, siapa pun yang membantu harus diapresiasi,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar tim tidak menjadikan keputusan wasit sebagai alasan penampilan buruk. “Soal wasit itu masalah klasik, tapi jangan dijadikan kambing hitam. Pemain tetap harus semangat,” ucapnya.

Meski kecewa dengan hasil awal musim, Suhatman tetap memuji semangat juang para pemain. “Saya lihat kolektivitas dan motivasi mereka masih ada. Itu yang harus dijaga sambil menunggu pembenahan di putaran kedua,” tutupnya.

Publik Sumatera Barat kini menanti langkah konkret manajemen Semen Padang FC untuk melakukan perombakan menyeluruh agar tim kebanggaan Ranah Minang itu dapat keluar dari zona degradasi dan kembali menunjukkan permainan membanggakan di sisa kompetisi. (rdr)