SAWAHLUNTO

Pemko Sawahlunto Rehabilitasi Fasilitas RSUD dengan Dukungan CSR Perusahaan Tambang

0
×

Pemko Sawahlunto Rehabilitasi Fasilitas RSUD dengan Dukungan CSR Perusahaan Tambang

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra mendengarkan aspirasi dari keluarga pasien di RSUD Sawahlunto, dalam peninjauan pelayanan RSUD tersebut. (Antarasumbar/Yudha Ahada)

SAWAHLUNTO, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, merehabilitasi sejumlah ruangan dan prasarana di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat dengan dukungan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari beberapa perusahaan tambang batu bara.

Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra mengatakan, terdapat tiga perusahaan tambang yang berpartisipasi dalam program tersebut, yaitu PT Miyor Prima Abadi, PT Dasrat Sarana Arang Sejati, dan CV BMK, ditambah satu perusahaan konstruksi CV Bintang Spartan.

“PT Miyor Prima Abadi merehabilitasi tiga kamar VIP, PT Dasrat Sarana Arang Sejati membantu memperbaiki gazebo dan plang IGD, sementara CV BMK merehabilitasi satu kamar VIP. Selain itu, CV Bintang Spartan turut memperbaiki plafon rumah sakit,” ujar Riyanda di Sawahlunto, Senin.

Ia menyampaikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan lokal tersebut atas kepedulian mereka terhadap peningkatan fasilitas layanan kesehatan di daerah itu. Pekerjaan rehabilitasi dijadwalkan dimulai pekan ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu dan kenyamanan pelayanan bagi masyarakat.

“Langkah ini penting untuk memastikan fasilitas kesehatan di Sawahlunto terus meningkat, baik dari sisi kenyamanan pasien maupun mutu layanan yang diberikan,” kata Riyanda.

Direktur RSUD Sawahlunto dr. Ardian Amri menambahkan, biaya rehabilitasi setiap kamar VIP diperkirakan mencapai Rp70 juta hingga Rp80 juta, tergantung pada tingkat kerusakan dan kebutuhan fasilitas tambahan.

“Perbaikan meliputi struktur, interior, serta fasilitas penunjang agar ruang VIP memiliki standar kenyamanan dan fungsi layanan yang lebih baik bagi pasien,” ujarnya.

Perwakilan perusahaan tambang, Revanda Utami Vininta, menyebut dukungan CSR ini merupakan bentuk kepedulian dunia usaha terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara perusahaan dan pemerintah daerah.

“Program ini menjadi bukti nyata bahwa perusahaan tambang hadir untuk memberi arti dan manfaat bagi lingkungan sekitar,” katanya.

Sementara itu, Haji Idris dari PT Miyor Prima Abadi menuturkan bahwa bantuan CSR diberikan karena pihaknya memahami keterbatasan anggaran pemerintah daerah.

“Kami melihat Pemko tengah menghadapi keterbatasan dalam kondisi APBD saat ini, jadi kami ikut membantu agar pelayanan publik tetap berjalan maksimal,” ucapnya.

Wali Kota Riyanda menegaskan, kolaborasi pemerintah dengan dunia usaha menjadi bagian dari prinsip kerja Sawahlunto Maju yang adaptif, responsif, dan berdampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan fasilitas publik berbasis kemitraan.

Program ini juga sejalan dengan kebijakan nasional Presiden Prabowo Subianto yang mendorong sinergi antara pemerintah daerah dan sektor swasta untuk memperkuat kualitas layanan kesehatan dan sosial di seluruh wilayah Indonesia. (rdr/ant)