HIBURAN

Ketum IKM Andre Rosiade Ajak Perantau Minang Nobar Film “Menuju Pelaminan” di XXI Plaza Senayan Jakarta

0
×

Ketum IKM Andre Rosiade Ajak Perantau Minang Nobar Film “Menuju Pelaminan” di XXI Plaza Senayan Jakarta

Sebarkan artikel ini
Ketum IKM Andre Rosiade Ajak Perantau Minang Nobar Film “Menuju Pelaminan”. (Foto: Ist)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM) Andre Rosiade mengajak masyarakat dan perantau Minang di Jakarta untuk ikut nonton bareng (nobar) film Menuju Pelaminan. Acara akan digelar pada Senin, 27 Oktober 2025 pukul 18.30 WIB di XXI Plaza Senayan, Jakarta, dengan menyediakan 750 tiket gratis bagi peserta.

Andre Rosiade mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahmi antarperantau Minang sekaligus memperkuat rasa bangga terhadap budaya sendiri melalui karya film yang bernuansa lokal.

“Kami ingin IKM hadir tidak hanya dalam kegiatan sosial atau ekonomi, tetapi juga turut mendukung karya anak bangsa yang mengangkat nilai-nilai budaya Minangkabau,” ujar Wakil Ketua Komisi VI DPR ini.

Menurut Andre, film “Menuju Pelaminan” membawa pesan moral yang relevan dengan kehidupan masyarakat Minang, terutama tentang pentingnya keluarga, adat, dan nilai-nilai luhur yang mulai jarang diangkat di layar lebar.

Panitia menetapkan dress code berupa seragam IKM bagi pengurus dan kemeja putih bagi peserta umum. Informasi dan pendaftaran dapat dilakukan melalui Julia di nomor 0811-989-008 atau Alif di 0812-2223-2208.

Sekretaris Jenderal DPP IKM Braditi Moulevey menambahkan, acara nobar ini menjadi momentum kebersamaan dan ruang promosi budaya Minang di ibu kota. “Mari kita ramaikan nobar ini sebagai wujud dukungan terhadap karya budaya dan kebersamaan perantau Minang,” ujarnya.

Andre Rosiade berharap, kegiatan ini dapat menjadi awal dari lebih banyak kegiatan positif IKM yang mampu mempersatukan dan menginspirasi generasi muda Minang, baik di tanah air maupun di perantauan. Ia juga menegaskan komitmen IKM untuk terus mendukung industri perfilman nasional, terutama karya yang memperkenalkan budaya daerah kepada masyarakat luas. (rdr)