PADANG, RADARSUMBAR.COM – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) segera berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk mengatasi pendangkalan muara yang menghambat akses kapal nelayan di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), Kota Padang, Sumatera Barat.
“Ini menyangkut kewenangan Kementerian PU dalam pengelolaan sumber daya air dan sungai, jadi harus kami koordinasikan,” kata Staf Ahli Menteri KKP Bidang Ekonomi, Sosial, dan Budaya, Trian Yunanda, saat meninjau pembangunan KNMP di Padang, Kamis (16/10/2025).
Trian yang juga Ketua Tim Pelaksana Pembangunan KNMP menjelaskan, pendangkalan muara membuat kapal nelayan berukuran besar sulit keluar masuk. Padahal, lokasi muara hanya sekitar satu kilometer dari KNMP di Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah.
“Muara ini krusial sebagai jalur utama nelayan. Tanpa pengerukan, kapal bantuan tak bisa digunakan,” jelasnya.
Seharusnya, KKP menyerahkan bantuan kapal nelayan 3 GT, namun penyalurannya ditunda hingga muara dikeruk.
“Kalau muara sudah dibuka, kapal langsung kita salurkan,” ujarnya.
Di Sumatera Barat, KKP membangun dua KNMP, yakni:
- Padang Sarai, Kota Padang
- Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman
Trian juga meminta Wali Kota Padang segera bersurat resmi agar proses koordinasi lintas kementerian dapat berjalan lancar.
“Kami minta segera dikirim surat resmi agar pengerukan bisa diproses oleh PU,” katanya.
Pembangunan KNMP merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 2025, yang menugaskan Menteri KKP membentuk Kampung Nelayan Merah Putih di berbagai daerah sebagai upaya penguatan ekonomi pesisir dan nelayan. (rdr/ant)






