PADANG, RADARSUMBAR.COM – Ketua Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) Sumatera Barat, Insanul Kamil, menyatakan bahwa Provinsi Sumbar memiliki potensi energi baru terbarukan (EBT) tertinggi di Indonesia, yakni mencapai 52 persen.
“Potensi EBT di Sumbar mencapai 52 persen. Sejauh ini belum ada provinsi lain yang memiliki angka potensi di atas 50 persen,” ujar Insanul di Padang, Rabu (15/10).
Dengan potensi besar tersebut, MKI Sumbar mendorong kolaborasi lintas sektor dan edukasi kepada masyarakat guna mempercepat pengembangan energi hijau di daerah.
“Sumbar bisa menjadi role model nasional dalam pengembangan energi terbarukan. Kalau bicara investasi energi hijau, modelnya ada di Sumbar,” tegasnya.
Gubernur Sumbar Mahyeldi menegaskan pentingnya investasi sebagai motor pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk untuk memaksimalkan potensi EBT.
Berdasarkan RPJMN Sumbar 2020–2029, pertumbuhan ekonomi ditargetkan mencapai 7,3 persen. Untuk mencapainya, Sumbar memerlukan investasi minimal Rp120 triliun hingga 2029.
“Ini momentum penting untuk membangun energi hijau di Sumbar,” kata Mahyeldi.
Pemerintah Provinsi Sumbar pun menyatakan komitmennya dalam mendukung masuknya investor, melalui kemudahan regulasi, peraturan daerah (perda), hingga skema insentif untuk investasi energi terbarukan. (rdr/ant)






