SEPAKBOLA

Timnas Gagal ke Piala Dunia, Mensesneg: Kita Evaluasi dan Coba Lagi!

0
×

Timnas Gagal ke Piala Dunia, Mensesneg: Kita Evaluasi dan Coba Lagi!

Sebarkan artikel ini
Timnas Indonesia menggelar latihan perdana sebagai persiapan awal sebelum bermain melawan tim tuan rumah Arab Saudi pada laga pembuka Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran keempat pada pekan depan, Jeddah, Arab Saudi, Jumat (3/10/2025) waktu setempat. (ANTARA/HO-PSSI/aa.)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan akan dilakukan evaluasi menyeluruh usai Tim Nasional Indonesia dipastikan gagal melaju ke Piala Dunia 2026, setelah kalah tipis 0-1 dari Irak pada laga putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

“Kita coba lagi, kita evaluasi, kita perbaiki lagi. Jangan patah semangat, dan jangan pernah lelah mencintai Timnas Indonesia,” ujar Pras, sapaan akrabnya, saat memberi keterangan pers usai menghadiri rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo di kediaman Kertanegara, Jakarta, Minggu (12/10) malam.

Meski kecewa, Pras mengapresiasi perjuangan Timnas Garuda yang dinilainya tampil cukup baik. Menurutnya, kekalahan bukan semata soal permainan, tapi juga keberuntungan.

“Tadi malam mainnya luar biasa. Bagus sebenarnya, tapi mungkin nasib belum berpihak,” tambahnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PSSI Erick Thohir juga menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh rakyat Indonesia atas kegagalan ini. Melalui unggahan di media sosial, Erick menuliskan bahwa mimpi Indonesia tampil di Piala Dunia 2026 belum dapat terwujud.

“Kami memohon maaf. Mimpi masuk ke Piala Dunia 2026 belum bisa kami wujudkan,” tulis Erick, Minggu (12/10).

Pertandingan yang berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Minggu dini hari WIB, menyajikan permainan sengit. Namun, gol semata wayang yang dicetak Zidane Iqbal mengubur harapan skuad Garuda.

Kekalahan ini merupakan yang kedua bagi Indonesia dalam putaran keempat, setelah sebelumnya tumbang 2-3 dari Arab Saudi. Tim asuhan pelatih Patrick Kluivert pun harus mengakhiri perjalanan mereka di kualifikasi.

Meski gagal, Erick tetap mengapresiasi perjuangan seluruh pemain, staf pelatih, dan suporter.

“Pertama kali dalam sejarah Indonesia bisa melangkah sejauh ini,” ungkap Erick, menutup pesannya. (rdr/ant)