EKONOMI

BRInita 2025: BRI Padang Hijaukan Kota Lewat KWT Bunda Atirah

1
×

BRInita 2025: BRI Padang Hijaukan Kota Lewat KWT Bunda Atirah

Sebarkan artikel ini
BRInita 2025. (dok. istimewa)
BRInita 2025. (dok. istimewa)

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Komitmen BRI dalam mengimplementasikan konsep keberlanjutan Pro People, Pro Planet, dan Pro Profit kembali dibuktikan melalui program unggulan BRI Peduli BRInita (BRI Bertani di Kota).

Tahun 2025 ini, BRI Regional Office Padang melanjutkan program pemberdayaan ekonomi dan sosial dengan menyerahkan bantuan kepada kelompok masyarakat di area padat penduduk Kota Padang.

Sasaran kali ini adalah Kelompok Wanita Tani (KWT) Bunda Atirah di Kecamatan Nanggalo, Kota Padang.

Bantuan ini bertujuan untuk mengembangkan area tersebut menjadi kawasan urban farming yang lebih produktif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata dari segi lingkungan, kesehatan, dan ekonomi.

Menciptakan Eko-Sistem Urban Farming Berkelanjutan

Regional CEO BRI RO Padang, Riza Palepi, menyampaikan bahwa program BRInita dirancang untuk menciptakan ekosistem pertanian perkotaan yang berkelanjutan.

Program ini secara spesifik menyasar lokasi padat penduduk yang memiliki pegiat lingkungan setempat (Local Heroes) yang siap menggerakkan perubahan.

“Kami melanjutkan pengembangan BRInita agar area yang padat penduduk bisa menjadi lebih baik dari sisi lingkungan dan kesehatan.”

“Program ini bukan hanya tentang menanam, tetapi juga tentang menciptakan ketahanan pangan mikro, lingkungan yang asri, dan sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat setempat,” jelas Riza Palepi.

Melalui BRInita, BRI berupaya mengubah lahan-lahan sempit di perkotaan menjadi “dapur hidup” yang produktif.

Diharapkan KWT Bunda Atirah dapat mengelola bantuan ini untuk meningkatkan kualitas hasil panen mereka, sehingga siklus urban farming ini dapat terus berputar dan menjadi model sukses bagi wilayah lain di Kota Padang.

Program ini menegaskan peran BRI sebagai lembaga keuangan yang peduli terhadap aspek sosial dan kelestarian lingkungan. (rdr)