BERITA

Pertemukan Pemkab dengan BUMN dan Kementerian PU, Andre Rosiade Komitmen Bantu Mentawai Lakukan Percepatan Pembangunan

1
×

Pertemukan Pemkab dengan BUMN dan Kementerian PU, Andre Rosiade Komitmen Bantu Mentawai Lakukan Percepatan Pembangunan

Sebarkan artikel ini
Andre Roside memfasilitasi pertemuan Pemkab Mentawai dengan BUMN di Sumbar. (Foto: Ist)

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade melakukan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Mentawai, Rabu (8/10/2025). Andre membawa serta sejumlah petinggi BUMN di Sumbar dan Kepala Balai dan Satker Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Sumbar.

Tujuannya adalah untuk membantu Pemkab Kepulauan Mentawai dalam melakukan lompatan besar pembangunan.

Dalam pertemuan yang dihadiri Bupati Mentawai Rinto Wardana Samaloisa itu, Andre menyatakan siap membantu Pemkab Mentawai mencarikan solusi agar permasalahan infrastruktur dan lain sebagainya bisa diselesaikan.

“Insya Allah ini komitmen kami sebagai anggota DPR RI yang salah satunya mewakili Kabupaten Kepulauan Mentawai untuk mencarikan solusi agar permasalahan infrastruktur dan permasalahan lain-lainnya bisa kita selesaikan. Untuk itu hari kita undang, bapak-bapak dari kementerian PU, seluruh balai dan satker hadir untuk bisa membantu mencariakn solusi percepatan pembangunan infrastruktur di Mentawai,” kata Andre Rosiade.

“Untuk itu hari ini kita juga mengundang bapak ibuk dari Kementerian PU, seluruh balai dan satker untuk bisa membantu mencarikan solusi percepatan pembangunan di Mentawai,” kata Andre Rosiade.

Selain Andre juga hadir, Sekda Mentawai Martinus, General Manager (GM) Witel Sumbar Jambi Muhammad Ihsan, GM Regional Network Operation Telkomsel Sumbagteng Agus Sugiarto, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatra Barat Ajrun Karim, GM PT ASDP Cabang Padang Hari Gunanto, Kepala BWS Sumatera V Padang Naryo Widodo, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar Elsa Putra Putra Friandi dan pihak dari Pertamina.

Andre menyebutkan, salah satu infrastruktur yang bisa didorong di Kabupaten Mentawai adalah soal kebutuhan listrik. Di mana Pemerintah Presiden Prabowo tengah menggencarkan Program Listrik Masuk Desa dengan menggelontorkan anggaran mencapai Rp5 triliun. Pemerintah mendorong agar seluruh daerah terutama dikategori 3 T (Terdepan, Terluar dan Tertinggal) dapat menikmati aliran listrik.

“Untuk urusan listrik saya sudah bawa General Manager PLN UID Sumbar Ajrun Karim sini. Insya allah akhir tahun ini PLN akan mendapatkan Program Listrik Desa yang nilainya mencapai Rp5 triliun. Ini nanti bisa menjadi pintu masuk pemasangan listrik di Mentawai,” kata Ketum Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini.

Lalu kata Andre untuk urusan sinyal telekomunikasi dan kebutuhan untuk pembangunan tower BTS, dirinya juga menghadirkan langsung GM Regional Network Operation Telkomsel Sumbagteng Agus Sugiarto. “Karena banyak sekali yang menghubungi saya soal itu, untuk itu saya hadirkan juga dari Telkomsel supaya kita bisa carikan solusi,” ucap politisi Gerindra ini.

Termasuk kata Andre, pihak dari Pertamina juga ada di sini untuk mencarikan solusi terkait persoalan kelangkaan BBM di Mentawai.

Andre berharap melalui pertemuan ini didapatkan solusi terbaik guna mendorong percepatan pembangunan Mentawai. “Inilah komitmen kami dari anggota DPR RI Fraksi Gerindra, partainya Presiden RI Prabowo Subianto. Insyaallah saya akan kawal terus demi lompatan pembangunan di Mentawai,” tutur Andre.

Bupati Mentawai Rinto Wardana Samaloisa menyatakan Pemkab Mentawai dengan potensi pariwisatanya saat ini tengah menggarap agar Mentawai ini menjadi kota surving internasional. Dengan visi itu Pemkab Mentawai bertekad menggerakkan semua proses pembangunan di Mentawai dengan melibatkan semua stakeholder agar pembangunan di Mentawai dapat digencarkan dari sekarang, khususnya pembangunan infrastruktur.

Ia menyebut ada tiga program prioritas yang saat ini dilaksanakan oleh Pemkab Mentawai. Pertama pembangunan infrastruktur jalan, kedua pembangunan sarana dan jaringan PLN dan ketiga pembangunan sarana dan jaringan internet.

“Untuk menuju Mentawai menjadi kota surving internasional maka fasilitas ini harus terlebih dulu ada di Mentawai,” katanya.

Apalagi katanya, Pemkab Mentawai merencanakan untuk menyelenggarakan beberapa iven surving. Mulai dari Lomba Surving QS 6000, Lomba Surving QS 8000 hingga lomba surving World Surf League (WSL).

“Di tahun 2026 kami merencanakan untuk menyelenggarakan lomba surving internasional bertajuk Lomba Surfing QS 6000. Lalu di tahun 2027 kami juga rencanakan Lomba Surfing QS 8000. Kemudian pada 2028, kami juga merencanakan untuk menggelar iven surving yang lebih besar melalui World Surf League (WSL). Semua itu tidak akan terwujud kalau infrastruktur ini tidak ada di Mentawai,” tutur Bupati Mentawai. (rdr)