SOLOK, RADARSUMBAR.COM – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade ditemani Bupati Solok Jon Firman Pandu meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 20 Koto Gaek Guguk, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Selasa (7/10/2025). Dalam peninjauan itu, Andre menerima langsung aspirasi dari guru dan para orangtua murid agar program unggulan Presiden Prabowo Subianto itu tetap dilanjutkan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah merealiasikan Program MBG ini. Program ini sangat banyak manfaatnya bagi sekolah, orangtua dan siswa. Untuk itu kami berharap kepada pemerintah agar program tetap dilanjutkan,” kata Kepala SDN 20 Koto Gaek Guguk, Fitria Elida.
Fitria juga mengapresiasi kunjungan dari anggota DPR RI Andre Rosiade dan Bupati Solok Jon Firman Pandu yang datang langsung memantau pelaksanaan Program MBG di sekolah tersebut.
“Terima kasih atas kedatangan bapak Andre Rosiade dan bapak Jon Pandu yang datang langsung memantau program MBG di sekolah kami,” ujarnya.
Dukungan agar program ini terus dilanjutkan juga disampaikan orangtua murid. Salah seorang orangtua murid, Nurhaina, menegaskan dengan adanya program MBG ini makan siang anak-anak jadi terjamin. Dia berharap program ini terus dilanjutkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Saya sampaikan terima kasih kepada pemerintah yang telah menghadirkan program MBG ini. Alhamdulillah kami para orangtua merasda sangat terbantu. Dengan program ini makan siang anak-anak kami jadi terjamin. Kami berharap Pak Prabowo melanjutkan program ini,” katanya.
Andre Rosiade menegaskan, saat ini sudah ada sebanyak 30 juta penerima manfaat dari Program MBG. Dari jumlah tersebut, hanya sebagian kecil yang terjadi kasus keracunan.
“Kini penerima manfaat program MBG ini 30 juta orang. Memang ada kejadian sekitar 0,00017 persen. Dari 30 juta orang itu ada sekitar 6 ribu yang keracunan,” sebut Andre yang juga Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang (IKM).
Menurut Andre, dengan jumlah kasus yang tidak seberapa, program MBG tidak sepantasnya dihentikan. Yang diperlukan adalah penyempurnaan dan evaluasi.
“Untuk itu program ini tentu dievaluasi, diperbaiki. Untuk Kabupaten Solok Dinas Kesehatan langsung turun tangan mencek seluruh dapur untuk memastikan tidak ada keracunan,” ujar Andre.
Bupati Solok Jon Firman Pandu menegaskan, bahwa kehadiran Andre Rosiade meninjau program MBG adalah bentuk hadirnya negara untuk rakyat guna memastikan program ini berjalan dengan baik di tengah masyarakat.
“Disinilah bentuk negara hadir untuk rakyatnya. Manfaatnya memang tidak dirasakan saat ini tapi nanti di kemudian hari. Anak-anak inilah yang nanti akan menggantikan, menjadi pemimpin di mada datang,” kata Jon Pandu. (rdr)






