BUKITTINGGI

2.351 Warga Bukittinggi Terima Buku Tabungan dan KKS dari Program PKH

0
×

2.351 Warga Bukittinggi Terima Buku Tabungan dan KKS dari Program PKH

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias. ANTARA/Al Fatah

BUKITTINGGI, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kota Bukittinggi secara resmi menyerahkan buku tabungan (Butab) dan meluncurkan Kartu Kesejahteraan Sosial (KKS) bagi ribuan keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako sebagai bagian dari penguatan program perlindungan sosial yang berkeadilan.

Penyerahan dilakukan langsung oleh Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, pada Senin (6/10/2025). Ia menegaskan bahwa Pemkot Bukittinggi akan mengawasi secara ketat implementasi program agar seluruh bantuan tersalurkan kepada warga yang benar-benar berhak.

“Saat ini, penggunaan bantuan dari pusat diperketat melalui sistem non-tunai dengan buku tabungan dan kartu ATM, agar transparan dan akuntabel,” jelas Ramlan.

Ia juga mengingatkan tidak boleh ada praktik “titipan” dalam penyaluran bantuan.

“Kita akan kroscek langsung ke lapangan. Tidak boleh ada yang menerima bantuan jika tidak sesuai kriteria. Semua harus berjalan adil dan diawasi di semua tingkat,” tegasnya.

Kepala Dinas Sosial Bukittinggi, Syanji Faredy, menyebut sebanyak 2.351 orang menerima buku tabungan dan KKS, yang tersebar di tiga kecamatan:

  • Kecamatan ABTB: 499 orang
  • Kecamatan Guguak Panjang: 786 orang
  • Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS): 1.066 orang

Jumlah total KPM PKH se-Kota Bukittinggi saat ini mencapai 2.558 orang, dengan bantuan triwulan III senilai Rp2 miliar.

Selain itu, program sembako disalurkan kepada 5.185 warga, dengan total bantuan sebesar Rp3,1 miliar.

“Total bantuan yang diserap di Kota Bukittinggi selama tahun 2025 mencapai lebih dari Rp15 miliar, terdiri dari PKH dan bantuan sembako,” ujar Syanji.

Program ini merupakan bagian dari bansos reguler Kementerian Sosial RI yang selaras dengan visi Bukittinggi Gemilang, khususnya dalam mengembangkan sistem perlindungan sosial yang merata dan tepat sasaran. (rdr/ant)