PADANG

Insiden Keracunan di Agam, Gubernur Sumbar Ungkap Dapur MBG Belum Miliki Izin

0
×

Insiden Keracunan di Agam, Gubernur Sumbar Ungkap Dapur MBG Belum Miliki Izin

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah. (dok. adpsb)
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah. (dok. adpsb)

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengakui bahwa dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Nagari Kampung Tangah, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, belum mengantongi izin kelaikan operasional.

“Rupanya dapur ini belum ada kelaikannya,” ujar Mahyeldi di Padang, Kamis (2/10/2025), menanggapi insiden dugaan keracunan massal yang menimpa 86 penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah tersebut sehari sebelumnya.

Dapur SPPG yang dimaksud adalah fasilitas penyedia makanan MBG bagi para pelajar di Nagari Kampung Tangah. Akibat insiden tersebut, Pemerintah Provinsi Sumbar bersama Satgas Percepatan Penyelenggaraan MBG dan Pemkab Agam langsung menghentikan sementara operasional dapur tersebut guna mencegah kejadian serupa.

Mahyeldi menyebut, hingga kini penyebab pasti keracunan masih dalam proses investigasi. Tim gabungan sudah diturunkan ke lapangan untuk menyelidiki dugaan kontaminasi makanan.

“Kita belum mengetahui pasti penyebabnya, tapi tim bersama Satgas terkait sudah turun ke lapangan untuk mencari tahu,” ujarnya.

Mantan Wali Kota Padang itu juga menyoroti menu makanan yang disajikan dapur SPPG, yakni nasi goreng, yang dinilai tidak lazim untuk konsumsi makan siang anak-anak.

“Pertanyaan kita, makan siang kok nasi goreng?” sindir Mahyeldi.

Ia menegaskan bahwa kejadian ini harus menjadi pelajaran serius bagi semua pihak, baik di tingkat daerah maupun pusat, dalam menyelenggarakan Program MBG. Program nasional ini seharusnya menjadi jalan meningkatkan kualitas gizi anak-anak, bukan malah memunculkan risiko kesehatan. (rdr/ant)