PADANG, RADARSUMBAR.COM – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meminta pemangku kepentingan segera menyelesaikan pembebasan lahan Tol Padang-Pekanbaru sebelum kelanjutan pembangunan dilaksanakan.
AHY menegaskan pentingnya memastikan seluruh tanah yang akan digunakan proyek tol ini dalam kondisi clean and clear, bebas dari sengketa.
“Pembangunan hanya bisa dilanjutkan apabila semua ruas jalan dalam kondisi tidak bermasalah. Kita ingin memastikan tidak ada kendala di kemudian hari,” ujar AHY saat meninjau pembangunan Tol Padang-Pekanbaru Seksi Padang-Sicincin di Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (30/9).
Untuk mencari solusi terbaik, AHY berencana menggelar pertemuan bersama Kementerian PUPR, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, serta pemerintah daerah terkait penyelesaian masalah tanah yang belum tuntas.
Tol Padang-Pekanbaru merupakan Proyek Strategis Nasional yang vital bagi Provinsi Sumatera Barat dan Riau. Infrastruktur ini diproyeksikan mempercepat pertumbuhan ekonomi, mengembangkan sektor pariwisata, serta memangkas waktu tempuh perjalanan dari tujuh jam menjadi tiga jam.
“Pembangunan tol ini sangat berdampak pada pengurangan waktu tempuh, efisiensi, serta mendukung produktivitas masyarakat,” ujar AHY.
Pemerintah juga memastikan proyek ini masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) lima tahun ke depan, menunjukkan komitmen kuat untuk menyelesaikannya tepat waktu. (rdr/ant)






