PARITMALINTANG, RADARSUMBAR.COM – Menghadapi musim penghujan yang mulai melanda wilayahnya, Bupati Padang Pariaman, Sumatera Barat, John Kenedy Azis memerintahkan seluruh jajaran terkait untuk tetap siaga penuh. Arahan ini ditujukan kepada BPBD, Satpol-PP, serta Pemadam Kebakaran, guna mengantisipasi potensi bencana yang kerap terjadi saat cuaca ekstrem.
“Beberapa hari ini hujan terus, tetapi Alhamdulillah tidak ada bencana,” ujar John Kenedy Azis di Parik Malintang, Selasa (30/9).
Menurutnya, Kabupaten Padang Pariaman termasuk daerah yang rawan bencana, khususnya banjir, longsor, dan pohon tumbang, saat hujan turun dengan intensitas tinggi. Untuk itu, pemerintah daerah telah melakukan pemetaan terhadap kawasan rawan serta jenis bencana yang mungkin terjadi sebagai bagian dari upaya mitigasi.
Salah satu lokasi yang menjadi perhatian utama pemerintah adalah kawasan sepanjang Sungai Batang Ulakan, terutama di Kampuang Galapuang, yang sering mengalami banjir di bagian hulu saat hujan deras.
“Yang saya takutkan itu di Batang Ulakan, di Kampuang Galapuang. Tapi Alhamdulillah tidak terjadi bencana,” ungkap Bupati.
Ia menduga kondisi relatif aman tersebut merupakan hasil dari kegiatan gotong royong beberapa bulan lalu. Saat itu, pemerintah bersama berbagai pihak membersihkan aliran sungai dari pohon tumbang, endapan pasir, dan sumbatan lainnya di muara sungai yang selama ini menghambat aliran air.
Langkah-langkah antisipatif ini diharapkan mampu mengurangi risiko bencana, sekaligus memastikan masyarakat Padang Pariaman tetap aman dan waspada selama musim penghujan. (rdr/ant)





