BISNIS

Hingga Akhir Agustus 2025, Bank Nagari Cabang Pasar Raya Sudah Himpun DPK Rp1,109 Triliun

1
×

Hingga Akhir Agustus 2025, Bank Nagari Cabang Pasar Raya Sudah Himpun DPK Rp1,109 Triliun

Sebarkan artikel ini

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Hingga akhir Agustus 2025, Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun Bank Nagari Cabang Pasar Raya mencapai Rp1,109 triliun dengan lebih dari 95 ribu nasabah.

“Perincian untuk DPK ini, berasal giro sebesar Rp314 miliar, tabungan sebesar Rp490 miliar dan deposito Rp306 miliar,” ujar Pemimpin Cabang Bank Nagari Pasar Raya, Hendri Gozari ketika dikonfirmasi Haluan di Padang, Selasa (16/9).

Di bagian lain, kredit yang sudah disalurkan hingga Agustus 2025 mencapai Rp1,292 triliun kepada 9.332 nasabah atau debitur.

“Bank Nagari Pasar Raya menargetkan penyaluran kredit hingga akhir tahun 2025 bisa mencapai sebesar Rp1,410 triliun,” katanya lagi.

Ia mengakui, bahwa saat ini penyaluran kredit masih didominasi kredit konsumtif ketimbang komersil dengan perbandingan 70:30 demi menjaga kualitas kredit.

Meskipun situasi ekonomi saat ini sedang tidak terlalu baik, namun dirinya tetap optimis bisa mencapai target kinerja sesuai dengan yang direncanakan.

“Terlebih saat ini Bank Nagari senantiasa menawarkan banyak promo menarik sehingga memicu nasabah untuk meningkatkan transaksinya dan menarik nasabah baru,”ujarnya.

Selain itu Bank Nagari juga memanfaatkan potensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang jumlahnya mencapai 4 ribu orang di Sumbar.

Sebanyak 2 ribu orang di antaranya sudah menerima Surat Keputusan (SK) dan mereka menjadi potensi besar bagi Bank Nagari dalam memasarkan kredit.

“Di Bank Nagari Pasar Raya saja saat ini tercatat ada sebanyak 300 PPPK yang mengajukan kredit dengan nominal mencapai Rp25 miliar,” terangnya.

Dengan bermodalkan SK pengangkatan, PPPK bisa meminjam dari bank dengan nominal yang angsurannya bisa hingga 70 persen dari gaji yang diterima.

Ia menambahkan upaya lain yang dilakukan Bank Nagari Pasar Raya dalam mencapai target yang ditetapkan adalah melakukan penagihan ekstra atau lebih untuk kredit yang tergolong macet.

Sedangkan untuk kendala, dikatakannya sejauh ini belum ada yang terlalu sulit dan masih bisa diatasi.

Untuk aset, Bank Nagari Cabang Pasar Raya saat ini telah mencapai sebesar Rp1,276 triliun.

Sedangkan perolehan laba dikatakan Hendri sebesar Rp35,658 miliar, sudah terealisasi lebih separuhnya dari target hingga akhir tahun 2025.

Hendri Gozari mengatakan hingga akhir tahun 2025, Bank Nagari Pasar Raya membidik perolehan laba mencapai Rp61,7 miliar.

Saat ini Bank Nagari Pasar Raya membawahi 9 kantor capem, tiga di antaranya adalah Capem Simpang Haru, RS M. Djamil dan Bandar Buat.

Sedangkan 6 lainnya masih berstatus Capem D atau setara dengan kantor kas yang tidak memiliki kewenangan dalam menyalurkan kredit. (rdr)