PADANG, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PLUT KUMKM) menyediakan delapan orang konsultan dari berbagai bidang untuk membantu pelaku UMKM di daerah agar naik kelas.
Kepala UPT PLUT KUMKM Sumbar, Nico Primadona, mengatakan delapan konsultan tersebut siap memberikan bimbingan dan pendampingan langsung kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah agar bisa berkembang lebih cepat.
“Para pelaku UMKM yang menghadapi persoalan dalam usahanya dapat berkonsultasi langsung di kantor UPT PLUT KUMKM Sumbar, atau secara daring,” ujar Nico di Padang, Selasa (24/9).
Delapan konsultan itu mencakup bidang: kelembagaan, pemasaran, sumber daya manusia (SDM), produksi, teknologi informasi (IT), pembiayaan, dan kerja sama. Informasi nama dan kontak mereka tersedia di media sosial resmi PLUT KUMKM Sumbar.
“Saat ini, karena kendala jarak dan waktu, konsultasi daring lebih banyak digunakan oleh pelaku UMKM,” jelas Nico.
Ia menambahkan, sebelumnya terdapat dua lembaga berbeda di bawah Dinas Koperasi dan UKM Sumbar yang menangani pendampingan UMKM dan koperasi. Namun sejak pertengahan 2025, berdasarkan Peraturan Menteri Koperasi dan UKM Nomor 9 Tahun 2023, PLUT KUMKM resmi berubah status menjadi Unit Pelaksana Teknis (UPT).
Dengan status baru ini, PLUT KUMKM kini memiliki program dan anggaran tersendiri, sehingga lebih fokus dalam memberikan pelayanan dan pendampingan bagi UMKM di Sumatera Barat.
“Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumbar, Bapak Endrizal, telah menugaskan kami fokus penuh untuk melayani UMKM. Semua layanan terbuka dan gratis bagi masyarakat,” kata Nico.
Untuk memanfaatkan layanan, pelaku UMKM cukup mendaftar dan akan langsung didampingi oleh konsultan sesuai dengan kebutuhan usaha mereka. (rdr/ant)






