JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Bupati Solok Jon Firman Pandu melakukan kunjungan koordinasi ke Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI), Senin (22/09/2025). Pertemuan yang digelar di Ruang Rapat Kemensos RI ini dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Bupati Bone Bolango Ismet Mile, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Arry Yuswandi, serta jajaran dari Kementerian Pertanian RI.
Dalam arahannya, Wamensos menyampaikan pesan khusus dari Presiden RI terkait program percepatan pengentasan kemiskinan, khususnya melalui pembangunan Sekolah Rakyat bagi masyarakat miskin.
“Perintah Presiden, Sekolah Rakyat harus diprioritaskan untuk saudara-saudara kita yang miskin,” tegas Agus Jabo.
Menurutnya, Sekolah Rakyat diharapkan dapat menjadi solusi memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Data menunjukkan, 74,51% masyarakat miskin hanya berpendidikan SD ke bawah, dan 76% keluarga miskin mengaku anak-anak mereka terpaksa putus sekolah karena keterbatasan ekonomi.
“Presiden ingin kemiskinan ekstrem menjadi 0% pada tahun 2026. Dan itu hanya bisa dicapai jika akses pendidikan dijamin,” jelasnya.
Wamensos juga menekankan pentingnya memuliakan kaum miskin dan memberi seluruh anak Indonesia kesempatan yang setara untuk belajar dan meraih cita-cita.
Kabupaten Solok menjadi salah satu daerah percontohan untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Bahkan, ke depan direncanakan pembangunan sekolah rakyat permanen di kawasan Arosuka.
“Harapan kita, ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Solok maupun daerah tetangga,” ujar Bupati Solok Jon Firman Pandu.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana dialog terbuka, dengan pembahasan mendalam tentang strategi implementasi program prioritas nasional di daerah, termasuk peningkatan akses pendidikan, penguatan layanan dasar, dan pengentasan kemiskinan ekstrem. (rdr)






