PARIAMAN

Dukung Pengembangan Wisata Bahari, Pemko Pariaman Ajukan Bantuan Dermaga Apung Pulau Angso Duo

0
×

Dukung Pengembangan Wisata Bahari, Pemko Pariaman Ajukan Bantuan Dermaga Apung Pulau Angso Duo

Sebarkan artikel ini
Pulau Angso Duo salah satu wisata favorit Pemkot Pariaman. (ANTARA)
Pulau Angso Duo salah satu wisata favorit Pemko Pariaman. (ANTARA)

PARIAMAN, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat, mengajukan permohonan bantuan pembangunan dermaga apung baru untuk Pulau Angso Duo kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia. Permohonan ini diajukan guna mendukung pengembangan wisata bahari sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat lokal dari sektor pariwisata.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman, Ferialdi, mengatakan bahwa dermaga apung sebelumnya telah rusak dan hanyut akibat gelombang laut pada 2022.

“Keberadaan dermaga apung sangat penting karena mempermudah akses naik-turun kapal wisatawan sekaligus mempercantik tampilan pulau,” ujar Ferialdi di Pariaman, Minggu (21/9).

Ia mengungkapkan, sejak dermaga tidak lagi bisa digunakan, kunjungan wisatawan ke Pulau Angso Duo menurun drastis. Sebelumnya, pada hari biasa pengunjung bisa mencapai belasan orang, kini satu atau dua pengunjung pun sulit ditemukan.

“Ini sangat berdampak pada pendapatan pelaku usaha kapal wisata. Banyak kapal kini hanya tertambat karena minimnya penumpang,” katanya.

Pulau Angso Duo sendiri merupakan salah satu ikon wisata Kota Pariaman yang kerap menjadi daya tarik utama bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Tanpa fasilitas pendukung seperti dermaga, potensi pulau tersebut tidak bisa dioptimalkan.

Proposal Diserahkan ke Kemenparekraf

Pada Jumat (19/9), Pemkot Pariaman secara resmi mengajukan proposal bantuan infrastruktur pariwisata kepada Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf. Bantuan yang diajukan mencakup pembangunan ulang dermaga apung, pengadaan kapal katamaran dan perlengkapan snorkeling, penataan pedagang kaki lima di Pantai Gandoriah, dan pembangunan fasilitas umum pendukung wisata. Proposal tersebut diterima oleh Sekretaris Deputi Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf RI.

Selain itu, proposal juga diajukan ke Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan untuk mengusulkan agar event budaya Tabuik kembali masuk dalam program Kharisma Event Nusantara (KEN), serta permohonan dukungan kegiatan seni dan sport tourism di Pariaman.

Dermaga apung yang sebelumnya dibangun di Pulau Angso Duo merupakan bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI pada tahun 2016, dengan nilai proyek sekitar Rp4 miliar (Rp3,86 miliar dari APBN dan Rp560 juta dari APBD setempat).

Namun pada tahun 2022, dermaga tersebut rusak parah setelah dihantam gelombang laut dan terbawa arus hingga ke wilayah Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman. Saat ini, hanya tersisa tiang-tiang penahan dermaga yang patah.

Pemkot Pariaman berharap bantuan dari Kemenparekraf bisa segera direalisasikan agar Pulau Angso Duo kembali menggeliat sebagai destinasi unggulan dan penggerak ekonomi lokal. (rdr/ant)