AGAM

Tim Gabungan Lakukan Penyelaman Mencari Penembak Ikan yang Hilang di Danau Maninjau

0
×

Tim Gabungan Lakukan Penyelaman Mencari Penembak Ikan yang Hilang di Danau Maninjau

Sebarkan artikel ini
ilustrasi orang hilang. (dok. istimewa)
ilustrasi orang hilang. (dok. istimewa)

MANINJAU, RADARSUMBAR.COM – Tim Gabungan Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat melanjutkan pencarian Dodi Prinando (40) nelayan yang hilang saat mencari ikan di Danau Maninjau tempatnya di Nagari, Nagari atau Desa Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya semenjak Jumat (12/9) pagi.

“Kita melanjutkan pencarian warga Nagari, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya itu menggunakan tim selam dari Basarnas pada Sabtu (13/9) pada pukul 08.00 WIB,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, Ichwan Pratama Danda di Lubuk Basung, Sabtu.

Ia mengatakan penyelaman dengan alat selam bakal dilakukan di titik perahu korban ditemukan. Sebelumnya, pencarian yang dilakukan oleh tim gabungan belum membuahkan hasil.

Tim gabungan lainnya yang berasal dari BPBD Agam, Pemadam Kebakaran Agam, Basarnas Pos Pasaman, Basarnas Padang, Polri, TNI, pemerintah nagari, Kelompok Siaga Bencana (KSB) Bayua, KSB Tanjung Raya, masyarakat dan lainnya juga melakukan pencarian dengan menyisiri danau menggunakan perahu.

“Saya berharap korban ditemukan nantinya dengan menurunkan kekuatan penuh ini,” katanya.

Ia menambahkan pencarian korban pada hari pertama pada Jumat (12/9), dengan cara penyisiran dengan menggunakan dua perahu. Namun korban belum ditemukan, sehingga proses pencarian dihentikan pada Pukul 17.00 WIB.

“Pencarian hari pertama dengan menyisiri lokasi ditemukan perahu korban dan korban tidak ditemukan sehingga dilanjutkan pada Sabtu (13/9),” katanya.

Ia menceritakan korban bersama temannya atas nama Awaluddin (49) pergi menembat ikan pada Kamis (11/9) sekitar pukul 22.00 WIB dan istirahat pada pukul 24.00 WIB sampai Jumat (12/9) sekitar pukul 02.30 WIB.

Pada pukul 03.00 WIB, korban kembali melanjutkan menembak ikan ke Danau Maninjau bersama dengan Awaluddin. Saat itu korban menggunakan perahu dan temannya tidak memakai perahu.

Beberapa waktu kemudian temannya selesai melakukan aktivitas mencari ikan, sehingga menunggu korban dan korban tidak kunjung datang.

Namun warga melihat ada perahu kosong di danau pada pukul 06.00 WIB dan warga mendekati perahu itu.

Warga hanya melihat di dalam perahu hanya terdapat ikan, baju dan jeriken. Kemudian warga melaporkan ke pihak keluarga dan pemerintah nagari.

“Pemerintah nagari melaporkan kejadian itu ke kita dan langsung mengerahkan Satgas ke lokasi untuk mencari korban,” katanya. (rdr/ant)