PASAMAN BARAT

Produksi Jagung Pasaman Barat Tembus 123 Ribu Ton per Agustus 2025

0
×

Produksi Jagung Pasaman Barat Tembus 123 Ribu Ton per Agustus 2025

Sebarkan artikel ini
Tanaman jagung di Kabupaten Pasaman Barat. ANTARA/Altas Maulana.

SIMPANGEMPAT, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) mencatat produksi jagung daerah itu mencapai 123.846 ton selama periode Januari hingga Agustus 2025.

“Terjadi peningkatan 34.584 ton dalam dua bulan terakhir. Sebelumnya, pada semester I (Januari–Juni), produksi baru mencapai 89.262 ton karena panen baru mulai berjalan,” kata Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Pasaman Barat, Afdal, di Simpang Empat, Kamis (11/9).

Produksi tersebut berasal dari panen di lahan seluas 20.641 hektare. Afdal optimistis jumlah produksi akan terus meningkat hingga akhir tahun dan target tahunan sebesar 223.236 ton dapat tercapai.

Sebaran Produksi Jagung per Kecamatan yaitu Kecamatan Pasaman 25.752 ton, Kinali 18.054 ton, Ranah Batahan 17.052 ton, Luhak Nan Duo 14.502 ton, Sungai Beremas 12.354 ton, Lembah Melintang 11.802 ton, Talamau 10.122 ton, Koto Balingka 7.470 ton, Gunung Tuleh 3.264 ton, Sungai Aur 2.646 ton dan Sasak Ranah Pasisia 828 ton.

Afdal menyebutkan, sejumlah strategi telah dilakukan untuk mendukung peningkatan produksi, seperti pemberian bantuan sarana produksi berupa benih, pupuk, dan pestisida dari dana APBN, penambahan pupuk bersubsidi, serta perluasan areal tanam.

Pemerintah juga mendorong pemanfaatan lahan sawit yang sedang diremajakan untuk ditanami jagung.

“Petani diimbau agar tidak menggunakan benih murah yang tidak jelas asal-usulnya. Benih yang buruk bisa membuat tanaman mudah terserang penyakit dan hasil panen menjadi rendah,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa secara umum masyarakat masih tertarik menanam jagung karena harganya yang cenderung stabil. Pasaman Barat sendiri merupakan salah satu sentra jagung terbesar di Provinsi Sumbar. (rdr/ant)