BERITA

BNPB: 120 Titik Banjir dan 18 Longsor di Bali, Korban Tewas Capai 14 Orang

0
×

BNPB: 120 Titik Banjir dan 18 Longsor di Bali, Korban Tewas Capai 14 Orang

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi banjir. (net)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bencana banjir dan tanah longsor yang melanda tujuh kabupaten/kota di Provinsi Bali telah menyebabkan 14 orang meninggal dunia dan ratusan warga mengungsi.

“Korban meninggal terbanyak tercatat di Kota Denpasar sebanyak delapan jiwa, diikuti Gianyar tiga jiwa, Jembrana dua jiwa, dan Badung satu jiwa,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (12/9).

Selain itu, dua orang dinyatakan hilang dan masih dalam proses pencarian, keduanya berasal dari Kota Denpasar.

Banjir dan longsor juga memaksa sebanyak 562 warga mengungsi, terdiri dari 327 warga Jembrana dan 235 warga Denpasar. Para penyintas kini menempati posko darurat serta fasilitas umum seperti sekolah, balai desa, mushola, dan banjar.

Data BNPB mencatat lebih dari 120 titik banjir di Pulau Dewata. Rinciannya Denpasar 81 titik, Gianyar 14 titik, Badung 12 titik, Tabanan 8 titik, Karangasem & Jembrana masing-masing 4 titik, Klungkung 1 kecamatan terdampak (Dawan).

Sementara itu, longsor terjadi di 18 titik, terdiri dari Karangasem 12 titik, Gianyar 5 titik, Badung 1 titik.

BNPB telah menyalurkan bantuan logistik untuk mendukung pelayanan di pengungsian, antara lain 200 lembar selimut, 200 matras, 300 paket sembako, 50 tenda keluarga, 2 tenda pengungsi, 1 unit perahu karet bermesin, 3 unit pompa air.

Saat ini, tim gabungan masih melanjutkan proses tanggap darurat, termasuk evakuasi, pencarian korban, serta penanganan dampak banjir dan longsor. (rdr/ant)