SUMBAR

Dorong Motivasi dan Pembinaan, Ditjenpas Sumbar Perbanyak Kegiatan Bersama Narapidana

1
×

Dorong Motivasi dan Pembinaan, Ditjenpas Sumbar Perbanyak Kegiatan Bersama Narapidana

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi narapidana. (net)

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Barat akan memperbanyak kegiatan bersama antar narapidana dari seluruh lembaga pemasyarakatan (Lapas) dan rumah tahanan (Rutan) di wilayah Sumbar. Langkah ini diambil sebagai bagian dari program pembinaan dan motivasi bagi warga binaan.

“Kegiatan bersama ini kami gagas dengan harapan bisa memotivasi narapidana untuk mengubah diri menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Kepala Kanwil Ditjenpas Sumbar, Kunrat Kasmiri, di Padang, Kamis (11/9/2025).

Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan narapidana dari berbagai Lapas dan Rutan yang dikumpulkan di satu lokasi guna mengikuti rangkaian acara yang sama. Menurut catatan, Ditjenpas Sumbar telah menggelar dua kegiatan bersama sepanjang 2025.

Pertama, Perkemahan Satya Darma Bhakti pada 24 Juli 2025 yang diikuti oleh 132 narapidana dari seluruh Sumbar. Acara ini berlangsung di dalam lingkungan Rutan Padang selama dua hari.

Kedua, lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang digelar di Lapas Padang pada Kamis, 11 September 2025 dalam rangka memperingati Maulid Nabi. Lomba tersebut diikuti hampir 70 narapidana dari seluruh wilayah Sumbar.

Kunrat menegaskan bahwa kegiatan bersama ini memberi “penyegaran” bagi narapidana, sekaligus membuka ruang untuk mengasah bakat dan keterampilan mereka.

“Narapidana yang terpilih ikut kegiatan adalah mereka yang punya bakat atau keterampilan. Harapannya, ini bisa memotivasi yang lain untuk aktif dalam pembinaan,” katanya.

Ia juga menambahkan, partisipasi dalam kegiatan pembinaan seperti ini dapat menjadi penilaian positif bagi warga binaan untuk memperoleh hak-haknya, seperti pembebasan bersyarat, cuti bersyarat, maupun remisi.

Lebih dari itu, kegiatan bersama juga menjadi ajang silaturahmi bagi petugas pemasyarakatan dari berbagai Lapas dan Rutan yang jarang bertemu, sehingga dapat memperkuat sinergi dan meningkatkan pelayanan publik di lingkungan pemasyarakatan. (rdr/ant)