PARIAMAN

20 Hektare Sawah di Pariaman Diserang Wereng, Tahun Ini Dampaknya lebih Parah

0
×

20 Hektare Sawah di Pariaman Diserang Wereng, Tahun Ini Dampaknya lebih Parah

Sebarkan artikel ini
ilustrasi hama wereng. (net)

PARIAMAN, RADARSUMBAR.COM – Sekitar 20 hektare atau 60 persen dari total 33 hektare lahan sawah di Desa Sikapak Barat, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Sumatera Barat, dilaporkan terserang hama wereng, menyebabkan kerugian besar bagi petani setempat.

“Ada dua lokasi yang terdampak, yakni sawah dekat musala dan di balik sungai,” kata Kepala Desa Sikapak Barat, Almasri, Senin (9/9).

Ia menjelaskan, serangan paling parah terjadi di lahan sawah yang berada di balik sungai. Salah satu petani, Irwan, menyebutkan bahwa kerugiannya mencapai Rp12 juta akibat serangan hama yang mulai terjadi sekitar satu bulan terakhir.

“Sawah saya disemprot lima kali tapi tetap tak mempan. Sekarang pasrah saja,” ujar Irwan.

Sementara itu, sawah yang dekat musala juga mulai menunjukkan gejala serupa. Pemerintah desa pun mengambil langkah cepat dengan menyemprotkan cairan anti-wereng menggunakan dana desa. Saat ini, sawah tersebut telah menunjukkan pemulihan.

Almasri menyebutkan, serangan wereng sebenarnya bukan hal baru, namun intensitas dan kerusakan tahun ini jauh lebih parah dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Ia berharap Pemerintah Kota Pariaman, melalui dinas terkait, segera turun tangan agar kerugian petani tidak semakin membesar.

Pagi tadi, penyuluh pertanian lapangan dari dinas terkait telah meninjau lokasi bersama Kepala Desa. Sore ini, Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kota Pariaman dijadwalkan akan mengunjungi langsung lokasi terdampak guna menentukan langkah penanganan yang tepat. (rdr/ant)