PASAMAN BARAT

PAD Pasaman Barat Tembus Rp96,8 Miliar per Agustus, Baru 59,89 Persen dari Target

0
×

PAD Pasaman Barat Tembus Rp96,8 Miliar per Agustus, Baru 59,89 Persen dari Target

Sebarkan artikel ini
ilustrasi realisasi belanja. (net)
ilustrasi realisasi belanja. (net)

SIMPANGEMPAT, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), mencatat capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga Agustus 2025 mencapai Rp96,8 miliar, atau sekitar 59,89 persen dari total target tahunan sebesar Rp161,64 miliar.

“Kita terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan pendapatan daerah. Saat ini realisasi PAD mencapai Rp96.801.170.005,39,” ujar Kepala Bapenda Pasaman Barat, Afrizal Azhar, di Simpang Empat, Kamis (8/9).

Berbagai strategi dilakukan, termasuk pemutihan pajak kendaraan, balik nama kendaraan luar daerah menjadi plat Pasaman Barat, dan perpanjangan program stimulus BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) sebesar 50 persen hingga 30 September 2025

Rincian Capaian PAD Pasaman Barat hingga Agustus 2025:
1. Pajak Daerah

Capaian: Rp38,67 miliar

Target: Rp62,07 miliar

Persentase: 62,31%

Sumber: Pajak reklame, air tanah, mineral bukan logam, BPHTB, pajak hiburan, hotel, listrik non-PLN, dan pajak kendaraan

2. Retribusi Daerah

Capaian: Rp41,77 miliar

Target: Rp78,71 miliar

Persentase: 53,08%

Sumber: Retribusi pelayanan RSUD, sampah, penggunaan kekayaan daerah, tempat rekreasi, dan sewa videotron

3. Retribusi Perizinan Tertentu

Capaian: Rp365,6 juta

Target: Rp501,8 juta

Persentase: 72,86%

Sumber: Persetujuan bangunan gedung

4. Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan

Capaian: Rp10,3 miliar

Target: Rp8,48 miliar

Persentase: 121,51%

Sumber: Laba dari penyertaan modal daerah di BUMD dan BUMN

5. Pendapatan Lain-lain PAD yang Sah

Capaian: Rp6,03 miliar

Target: Rp12,36 miliar

Persentase: 48,81%

Sumber: Penjualan tanaman, jasa giro kas daerah, denda keterlambatan pekerjaan, denda PBB, galian C, restoran, dan pendapatan lain yang sah

Afrizal menegaskan bahwa Bapenda akan terus menggenjot optimalisasi PAD dengan menggandeng pemerintah nagari dan melakukan pendekatan langsung kepada masyarakat. (rdr/ant)