SAWAHLUNTO, RADARSUMBAR.COM – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Andre Rosiade memastikan pembangunan kembali jalan rusak parah yang menghubungkan Kota Payakumbuh dengan Sitangkai, Kabupaten Tanah Datar. Dalam waktu dekat, jalan rusak yang sempat viral nasional ini akan diperbaiki di masa pemerintahan Presiden Prabowo.
“Alhamdulillah, preservasi jalan batas Kota Payakumbuh-Sitangkai segera digelontorkan senilai Rp75 miliar bersama ruas jalan lainnya dengan dana Inpres Jalan Daerah (IJD),” kata Andre Rosiade di sela Rapat Koordinasi (Rakor) Gubernur dan Kepala Daerah bersama Andre Rosiade, Sabtu (6/9/9) di Hotel Saka Heritage Kota Sawahlunto.
Andre Rosiade mengungkapan, pemerintah pusat telah menyetujui pembangunan atau perbaikan jalan rusak Payakumbuh-Lintau yang viral, saat ini sudah ada anggaran sebesar Rp75 miliar untuk Payakumbuh-Sitangkai dengan panjang perbaikan jalan 8,59 KM. Dalam waktu dekat akan dibangun kembali.
“Terima kasih kepada Presiden Prabowo, Menteri PU dan jajaran yang telah memberikan perhatian khusus kepada Sumbar untuk pembangunan dan perbaikan jalan. Ini adalah bukti kongkret kerja nyata kami sebagai kader Partai Gerindra yang menjadi anggota DPR RI asal Dapil Sumbar,” kata Andre Rosiade yang juga Wakil Ketua Komisi VI DPR.
Selain itu, sebut Andre, sejumlah ruas jalan lainnya juga sudah mendapatkan kepastian anggaran. Seperti peningkatan jalan Simpang Silaut Lio Kabupaten Pesisir Selatan senilai Rp50,3 miliar. Preservasi jalan S Sungkai-Batu Sandi Dharmasraya Rp 13,6 miliar dengan pembangunan multiyears 2025-22026. “Lalu ada pembangunan jembatan Lunuk Pauh Kabupaten Tanah Datar Rp12 miliar dengan multi years 2025 dan 2026,” sebut Andre.
Andre menegaskan, dirinya berkomitmen sebagai wakil rakyat akan terus berjuang di tingkat nasional agar dana-dana pusat itu dapat dialokasikan untuk membangun Sumbar. “Pak Prabowo jadi presiden, triliunan dana pusat kami bawa ke Sumbar. Marilah kita bersatu dukung pemerintah. Beda partai itu biasa. Dimana bumi dipijak di situ langik dijunjuang, basamo mangko manjadi,” pungkas Andre. (rdr)






