AGAM

Terkendala Akses dan Sumber Air, Kebakaran Hutan Pinus di Agam Meluas

0
×

Terkendala Akses dan Sumber Air, Kebakaran Hutan Pinus di Agam Meluas

Sebarkan artikel ini
ilustrasi lahan terbakar
Ilustrasi kebakaran lahan gambut. (ANTARA)

LUBUKBASUNG, RADARSUMBAR.COM – Kebakaran hutan pinus di Bukik Gunuang Ameh, Jorong Bukik Apik, Nagari Padang Tarok, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, terus meluas hingga mencapai luas sekitar tujuh hektare. Hingga Selasa (2/9), tim gabungan masih berjibaku memadamkan api di lokasi.

“Kebakaran awalnya terjadi pada Jumat (29/8) dan meluas menjadi tujuh hektare hingga Selasa ini,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, Ichwan Pratama Danda, di Lubuk Basung, Selasa.

Ia menyebutkan, tim gabungan dari BPBD Agam, TNI, Polri, Polisi Kehutanan, Satpol PP dan Damkar, pemerintah kecamatan, nagari, Orari Lokal Bukittinggi, serta masyarakat setempat, masih berupaya melakukan pemadaman.

Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil maksimal akibat medan yang sulit dijangkau kendaraan dan jauhnya sumber air.

“Ini menjadi kendala utama dalam proses pemadaman,” ujar Ichwan.

Menurutnya, pemadaman dilakukan secara manual dan BPBD Agam telah memasang bak penampung air di lokasi sebagai alternatif.

Ia menambahkan, kebakaran diduga dipicu oleh musim kemarau panjang yang menyebabkan hutan pinus mudah terbakar dan api cepat menjalar ke area lain.

“Pemerintah nagari melaporkan kebakaran ini pada Minggu malam (31/8), dan sejak itu kami langsung mengerahkan Satgas dan tim Damkar ke lokasi,” ujarnya.

Koordinasi intensif juga dilakukan antara BPBD, pemerintah kecamatan, dan nagari untuk mengatasi kebakaran tersebut. (rdr/ant)