JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyiapkan 52.400 ton jagung untuk program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) guna membantu peternak ayam petelur (layer) di seluruh Indonesia.
Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi mengatakan, jagung tersebut berasal dari Cadangan Jagung Pemerintah (CJP) yang diserap oleh Perum Bulog dan akan dijual kepada peternak dengan harga Rp5.500 per kilogram.
“Jagung SPHP akan disiapkan buat peternak layer dengan total 52,4 ribu ton se-Indonesia. Harganya Rp5.500 per kilogram agar peternak bisa dapat pakan dengan harga terjangkau,” kata Arief di Jakarta, Senin (1/9).
Menurutnya, harga pakan yang lebih murah akan membantu menstabilkan harga telur dan daging ayam di pasar.
“Kalau harga pakan stabil, harga telur juga bisa ditekan. Harapannya ini bisa bantu peternak produksi sampai akhir tahun dengan harga yang baik,” tambahnya.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Agung Suganda, menyebutkan bahwa pemerintah tengah fokus mengawal distribusi jagung di tengah tren kenaikan harga dalam sebulan terakhir yang dikhawatirkan membebani peternak unggas.
Pemerintah, melalui koordinasi lintas kementerian/lembaga bersama Bapanas dan Satgas Pangan, telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif. Termasuk di antaranya imbauan kepada industri pakan agar tidak menaikkan harga, pemetaan peternak penerima jagung SPHP, hingga mempertemukan kelompok tani dengan pemasok jagung langsung. (rdr/ant)





