SOLOK SELATAN

Pemkab Solok Selatan Butuh 20 SPPG Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis

0
×

Pemkab Solok Selatan Butuh 20 SPPG Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis

Sebarkan artikel ini
Salah satu menu makanan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah dasar. Badan Gizi Nasional (BGN) menyampaikan penundaan MBG di Kota Bukittinggi dari rencana awak yang telah ditetapkan diselenggarakan pada Senin (13/1). (Antara/HO-Dokumen Pribadi)
Salah satu menu makanan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah dasar.(Antara/HO-Dokumen Pribadi)

PADANGARO, RADARSUMBAR.COM – Sebanyak 4.602 pelajar dari 20 sekolah tingkat SD hingga SMA sederajat di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, mulai menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) setiap hari sejak Senin (25/8).

Sekretaris Daerah Solok Selatan, Syamsurizaldi, menjelaskan bahwa distribusi MBG dilakukan melalui dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi di Kecamatan Sungai Pagu dan Kecamatan Sangir.

“Menu yang disajikan cukup beragam dan sudah memenuhi standar gizi sesuai arahan Badan Gizi Nasional (BGN),” ujarnya di Padang Aro, Kamis (29/8).

Sebagai contoh, menu hari ini terdiri dari nasi dengan lauk telur, sayur, buah, dan susu, sebagai pemenuhan kebutuhan karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral.

Syamsurizaldi menyebutkan, dua SPPG tambahan akan segera beroperasi di Kecamatan Sangir dan Sangir Jujuan, yang akan memperluas jangkauan penerima program MBG.

“Dengan bertambahnya SPPG, semakin banyak pelajar yang bisa menikmati manfaat program nasional ini,” katanya.

Ia mengajak masyarakat Solok Selatan, termasuk para perantau, untuk berpartisipasi aktif menyukseskan program MBG dengan mendaftarkan diri sebagai penyelenggara SPPG.

“Untuk mencakup seluruh wilayah Solok Selatan dan menyasar pelajar, balita, serta ibu hamil, kita memerlukan sekitar 17 hingga 20 SPPG,” tambahnya.

Pembangunan SPPG dilakukan oleh pihak ketiga dan akan diverifikasi langsung oleh Badan Gizi Nasional. Sementara itu, Pemkab Solok Selatan bertugas menyediakan data sasaran penerima.

“Pemerintah kabupaten mendukung penuh program ini, dan kami harap masyarakat ikut berperan aktif,” tutup Syamsurizaldi.

Program MBG di Solok Selatan sudah dimulai sejak 25 Agustus, dengan titik distribusi awal di Pulakek Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu, dan Bukit Patanahan, Kecamatan Sangir. (rdr/ant)