DHARMASRAYA, RADARSUMBAR.COM – Tim Penjaringan dan Penyaringan KONI Kabupaten Dharmasraya resmi menetapkan dua nama bakal calon Ketua Umum KONI Kabupaten Dharmasraya periode mendatang.
Berdasarkan hasil berita acara tertanggal 26 Agustus 2025, dua nama yang mengembalikan formulir pendaftaran adalah H. Junaindra Sumawan, S.TP dan Afrizal Latif, sementara satu pendaftar lainnya, Rolik, tidak mengembalikan formulir.
Dengan demikian, kedua nama tersebut akan diverifikasi lebih lanjut oleh tim penjaringan sebelum ditetapkan sebagai calon Ketua Umum KONI Dharmasraya.
Salah satu kandidat, H. Junaindra Sumawan, mengusung gagasan terobosan berupa pembentukan Badan Usaha Milik KONI dan penerapan digitalisasi sistem organisasi.
Menurutnya, langkah ini penting untuk menjawab tantangan klasik soal ketersediaan dana dan manajemen organisasi olahraga di Dharmasraya.
“Prabowo mendirikan Danantara menjadi inspirasi bagi saya. Kalau nanti dipercaya menahkodai KONI Dharmasraya, saya ingin menghadirkan badan usaha milik KONI yang bisa menopang kebutuhan finansial tanpa harus selalu bergantung pada APBD,” ujar Junaindra.
Ia menilai, kondisi keuangan KONI Dharmasraya saat ini menjadi tantangan sekaligus peluang. Dengan membangun unit usaha yang sehat dan berbasis profesionalisme, KONI tidak hanya bisa mandiri dalam pembiayaan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan olahraga dan atlet daerah.
Selain itu, Junaindra menekankan pentingnya digitalisasi dalam tata kelola KONI. “Digitalisasi bisa menghadirkan transparansi, efisiensi, dan memudahkan koordinasi lintas cabor. Kita harus menyesuaikan diri dengan zaman,” tambahnya.
Dengan visi tersebut, Junaindra berharap KONI Dharmasraya bisa lebih modern, mandiri, dan berdaya saing dalam membina atlet serta mencetak prestasi yang membanggakan di tingkat provinsi hingga nasional. (rdr)






