SEPAKBOLA

PSSI Segera Cari Pengganti Kuwait untuk Laga FIFA Match Day September

0
×

PSSI Segera Cari Pengganti Kuwait untuk Laga FIFA Match Day September

Sebarkan artikel ini
Sejumlah pesepak bola Timnas Indonesia mengikuti sesi latihan resmi jelang pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga Grup C di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (4/6/2025). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/app/nz

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengungkapkan pihaknya tengah mencari lawan pengganti untuk timnas Indonesia di FIFA Match Day bulan September, setelah timnas Kuwait secara mendadak membatalkan laga yang sudah dijadwalkan.

Erick menyayangkan batalnya pertandingan tersebut karena sudah menimbulkan kerugian materi, termasuk penjualan tiket yang sudah dilakukan dengan harga mulai dari Rp75 ribu hingga Rp250 ribu.

“Ya, pasti ada kerugian. Makanya kita berupaya mencari lawan tanding pengganti,” ujar Erick di Hotel Mulia, Jakarta, Senin, di sela-sela pengenalan Alexander Zwiers sebagai Direktur Teknik baru PSSI.

Laga melawan Kuwait rencananya akan digelar bersamaan dengan pertandingan melawan Lebanon pada 8 September dalam rangkaian Garuda Championship Series di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Namun, dengan batalnya Kuwait, tim Garuda kini hanya memiliki opsi melawan Lebanon yang merupakan tim peringkat 112 dunia.

Erick menyampaikan kekecewaannya karena kedua laga ini merupakan persiapan penting menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran keempat pada Oktober, di mana Indonesia akan bertemu dengan Arab Saudi dan Irak, dua tim dari Timur Tengah.

“Kami sangat menyesal karena sudah merencanakan jauh-jauh hari, menghadapi dua tim Timur Tengah, Kuwait dan Lebanon,” ungkapnya.

Ia juga menyinggung kemungkinan ada sabotase di balik pembatalan ini, meski kemudian mengetahui Kuwait juga mundur dari turnamen lain.

Sebagai tindak lanjut, PSSI telah melayangkan surat protes kepada Federasi Sepak Bola Kuwait (KFA) dan melaporkan pembatalan tersebut ke Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

“Kalau memang ada isu internal, kami tidak mau menuduh, tapi kami sudah kirim surat keras dan juga laporkan ke AFC,” tambah Erick. (rdr/ant)