KABUPATEN SOLOK

Pertanian Terpadu Digenjot, Pemkab Solok Hidupkan lagi Kopi Ulu Rimbo

0
×

Pertanian Terpadu Digenjot, Pemkab Solok Hidupkan lagi Kopi Ulu Rimbo

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati (Wabup) Solok Candra saat mengunjungi lahan perkebunan kopi di Ulu Rimbo, Nagari Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. ANTARA/HO-Diskominfo Solok.

AROSUKA, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok, Sumatera Barat, terus mendorong pengembangan pertanian terpadu (integrated farming) yang berkelanjutan, khususnya untuk mendukung para petani kopi di Ulu Rimbo, Nagari Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih.

Wakil Bupati Solok, Candra, pada Selasa mengatakan bahwa pemerintah daerah sedang menggencarkan pemanfaatan lahan Area Penggunaan Lain (APL) seluas hampir 1.000 hektare untuk dijadikan kawasan pertanian terpadu.

“Lahan APL ini akan dikembangkan menjadi kawasan pertanian terpadu. Konsepnya mengintegrasikan tanaman, peternakan, dan perikanan dalam satu sistem,” ujar Candra.

Menurutnya, tujuan dari pertanian terpadu adalah meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian, serta menjaga keberlanjutan sumber daya alam.

Pemkab Solok sebelumnya telah melakukan peninjauan langsung ke perkebunan kopi di Ulu Rimbo. Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penanaman bibit kopi bersama Kalaksa BPBD, Danramil, dan perwakilan Kapolsek Junjung Sirih, sebagai bentuk komitmen terhadap revitalisasi pertanian daerah.

Candra juga mengangkat kembali sejarah panjang kopi Ulu Rimbo Paninggahan yang sudah ada sejak masa kolonial Belanda. Perkebunan kopi ini sempat terbengkalai lebih dari 30 tahun karena anjloknya harga kopi di masa lalu. Namun kini, seiring membaiknya harga pasar dan munculnya antusiasme dari petani milenial, kawasan ini kembali hidup.

“Dulu kawasan ini masuk dalam kawasan hutan. Alhamdulillah, sekarang sudah resmi menjadi APL berkat kerja sama antara Pemkab Solok, Pemprov Sumbar, dan BKSDA,” katanya.

Ia juga menyoroti keunikan kopi Ulu Rimbo yang tidak pernah menggunakan pupuk kimia, sehingga cita rasanya tetap alami dan khas.

Dengan dukungan lintas sektor serta semangat generasi muda, Pemkab Solok optimistis bahwa kopi Ulu Rimbo Paninggahan dapat kembali menjadi komoditas unggulan daerah yang mampu menembus pasar nasional bahkan internasional. (rdr/ant)