PADANG, RADARSUMBAR.COM – Kota Padang tengah bersiap menjadi kota gastronomi. Namun belum banyak yang memahami apa itu gastronomi.
Kata gastronomi berasal dari bahasa Yunani yaitu gaster artinya perut dan nomo yang berarti hukum atau aturan, dapat diartikan gastronomi adalah sebuah ilmu dan seni yang mempelajari hubungan antara makanan dan budaya.
Saat Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Padang ke-356, Pemerintah Kota Padang mengangkat tema ‘Taste of Padang Experience’ yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
“Kita menjunjung tema gastronomi city karena kekayaan kuliner, tradisi, budaya, industri kita, dengan harapan mendapat pengakuan internasional terhadap creatif city network kita,” ujar Wali Kota Padang, Fadly Amran, (26/8).
Istilah gastronomi ini sesuai dengan kondisi Kota Padang yang merupakan sebuah kota di mana makanan, budaya, dan identitas masyarakatnya terjalin erat.
Kota padang memiliki banyak kuliner, ciri khas yang bisa menjadi sebuah identitas kota. Salah satu kuliner yang menarik di kota padang adalah es durian yang merupakan hidangan manis atau penutup yang terbuat dari buah durian.
Es ini sering disajikan dengan es serut, durian yang diolah dengan santan dan gula menjadinya sebuah saus, susu kental manis, dengan toping lainnya seperti buah kelapa, alpukat, es krim, cincau, dan sebagainya dengan berbagai variasi.
Untuk menikmati hidangan ini dapat ditemukan di beberapa tempat di Kota Padang. Dengan mengusung konsep gastronomi sebagai pondasi utama kemajuan.
Kota Padang nantinya juga akan diuntungkan, menjadi sebuah kota yang menawarkan kuliner, wisata, dan kebudayaan akan ramai dikunjungi para wisatawan domestik hingga mancanegara, dan hal ini akan berdampak baik kepada masyarakatnya. (rdr/ant)






