SIMPANGEMPAT, RADARSUMBAR.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Talu di Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, bekerja sama dengan Dinas Perikanan setempat menggelar pelatihan kemandirian bidang perikanan bagi warga binaan, Kamis (23/8).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan prioritas untuk meningkatkan keterampilan dan produktivitas warga binaan.
Kepala Lapas Kelas III Talu, Supar, menyampaikan bahwa pelatihan ini diikuti oleh sekitar 30 orang warga binaan serta petugas lapas.
“Tujuannya bukan hanya membekali keterampilan, tapi juga memberi peluang agar warga binaan lebih mandiri dan siap berkontribusi positif setelah bebas nanti,” ujar Supar.
Ia berharap pelatihan ini dapat menjadi model pembinaan yang sukses dan dapat diterapkan di kehidupan masyarakat setelah masa tahanan berakhir.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Pasaman Barat, Zulfi Agus, mengapresiasi inisiatif Lapas Talu yang dinilainya sangat strategis dalam mendukung program pemberdayaan dan pembinaan warga binaan.
“Program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan, tapi juga memberi nilai tambah secara ekonomi bagi peserta,” ujarnya.
Menurut Zulfi, pelatihan ini juga sejalan dengan target produksi perikanan Pasaman Barat tahun 2025 yang diproyeksikan mencapai 107.528 ton, terdiri atas ikan budidaya: 5.964 ton dan ikan tangkap: 101.564 ton
Untuk mendorong peningkatan produksi, pihaknya akan menyalurkan benih ikan dari Balai Benih Ikan, serta memberikan penyuluhan dan sosialisasi kepada para pembudidaya.
“Pelatihan ini menjadi salah satu bentuk konkret upaya peningkatan produksi ikan, sekaligus mendukung rehabilitasi sosial warga binaan,” tutupnya. (rdr/ant)






