SIMPANGEMPAT, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, optimis dapat menambah luas tanam jagung seluas 2.000 hektare hingga akhir 2025 sebagai upaya memperkuat swasembada pangan di daerah.
Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura Pasaman Barat, Doddy San Ismail, menyampaikan hingga saat ini sudah lebih dari 15 ribu hektare jagung ditanam. Pada 2024, luas tanam jagung mencapai 43.907 hektare, dan tahun ini ditargetkan bertambah 2.000 hektare.
Selain oleh petani, penanaman jagung juga dilakukan di lahan peremajaan kelapa sawit yang dikelola perusahaan. Pemerintah daerah pun berkolaborasi dengan Polres Pasaman Barat dalam mendukung ketahanan pangan.
Doddy menjelaskan, dengan penambahan luas lahan ini, produksi jagung diperkirakan meningkat. Saat ini, produksi jagung mencapai 89.262 ton, dengan luas panen sekitar 15 ribu hektare. Meskipun produksi masih jauh dari target 223.236 ton pada 2025, pihaknya optimis target akan tercapai.
Untuk mendukung peningkatan produksi, pemerintah memberikan bantuan sarana produksi berupa benih, pupuk, dan obat-obatan melalui dana APBN, serta pupuk bersubsidi. Penyuluh pertanian juga aktif menyosialisasikan pentingnya penggunaan benih berkualitas agar tanaman jagung terhindar dari penyakit dan hasil panen maksimal. Pasaman Barat saat ini menjadi salah satu sentra penghasil jagung terbesar di Sumatera Barat. (rdr/ant)






